Berita

BTS di Gedung Putih/Net

Dunia

Di Gedung Putih, BTS Dorong Kampanye Setop Kekerasan Rasial

RABU, 01 JUNI 2022 | 12:40 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Grup boyband asal Korea Selatan, BTS, melakukan pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden untuk menyoroti meningkatnya kejahatan rasial, khususnya terhadap orang Asia.

Berbicara kepada wartawan di Gedung Putih pada Selasa (31/5) waktu setempat, BTS menyampaikan rasa terima kasihnya kepada penggemar mereka yang berasal dari banyak negara dan ras.

“Kami sangat terpukul oleh gelombang kejahatan kebencian baru-baru ini, termasuk kejahatan kebencian Asia-Amerika. Untuk menghentikan ini dan mendukung tujuan ini, kami ingin mengambil kesempatan ini untuk menyuarakan diri kami, sekali lagi," ujar Jimin, salah satu anggota.


“Kami berharap hari ini adalah satu langkah maju untuk menghormati dan memahami bahwa setiap orang itu berharga," kata V, anggota lainnya.

Dikutip Bloomberg, saham Hybe, perusahaan yang mengelola BTS, Justin Bieber dan Ariana Grande, naik sebelum kunjungan tersebut.

BTS terdiri dari Jimin, V, RM, Jin, Suga, J-Hope, dan JK. Mereka kembali ke AS setelah melakukan empat konser di Las Vegas pada bulan April, dengan 200 ribu penonton.

BTS kerap kali mendukung tujuan sosial, salah satunya mengumpulkan 2 juta dolar AS untuk kampanye Black Lives Matter.

Menurut FBI, kejahatan rasial menargetkan orang kulit hitam Amerika dan orang Asia pada 2020 meningkat 77 persen. Sekitar 9.000 insiden dilaporkan sendiri ke grup Stop AAPI Hate dari Maret 2020 hingga Juni 2021.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya