Berita

Puing-puing pesawat Tara Air yang jatuh di area pegunungan Jomsom/Net

Dunia

Nepal Evakuasi 20 Jenazah dari Pesawat Tara Air yang Jatuh di Pegunungan

SENIN, 30 MEI 2022 | 18:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebanyak 20 jenazah telah dievakuasi dari lokasi jatuhnya pesawat Twin Otter yang dioperasikan oleh Tara Air. Pesawat jatuh di pegunungan Jomsom pada Minggu (29/5).

Ketika jatuh, pesawat tersebut membawa 19 penumpang dan tiga awak. Mereka termasuk empat orang India, dua orang Jerman, dan 16 orang Nepal.

"Upaya sedang dilakukan untuk membawa jenazah ke Kathmandu," kata jurubicara Bandara Internasional Tribhuvan, Teknath Sitaula, seperti dikutip Al Jazeera, Senin (30/5).


Menurut jurubicara Otoritas Penerbangan Sipil Nepal, Deo Chandra Lal, pencarian untuk yang lain terus berlanjut.

“Cuacanya sangat buruk tetapi kami dapat membawa tim ke lokasi kecelakaan. Tidak ada penerbangan lain yang memungkinkan,” jelasnya.

Pesawat dilaporkan lepas landas dari kota wisata Pokhara menuju Jomsom pada 09.55 waktu setempat. Jomsom merupakan situs ziarah populer sekitar 80 kilometer ke barat laut Pokhara.

Pesawat dijadwalkan terbang selama 20 menit. Tetapi kehilangan kontak ketika hampir mendarat di area ngarai di pegunungan.

Proses pencarian sempat dihentikan pada Minggu malam. Tetapi sebuah helikopter tentara dan helikopter pribadi melanjutkan pencarian pada Senin pagi.

Di Twitter, jurubicara tentara Narayan Silwan foto puing-puing dengan nomor ekor pesawat tampak, sementara bagian-bagian pesawat terlihat berserakan di tepi gunung.

Ia menyebut lokasi kecelakaan sebagai Sanosware di Thasang-2.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya