Berita

Bank Dunia/Net

Dunia

Bantu Sri Lanka, Bank Dunia Gelontorkan Rp 10 Triliun

SENIN, 30 MEI 2022 | 17:09 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Bank Dunia berencana menggelontorkan 700 juta dolar AS atau setara dengan Rp 10 triliun ke Sri Lanka yang sedang dilanda krisis ekonomi hebat.

Rencana itu dibahas selama pertemuan antara Country Manager Bank Dunia Chiyo Kanda dengan Menteri Luar Negeri Sri Lanka GL Peiris pada pekan lalu.

Kanda mengatakan Bank Dunia akan bekerja sama dengan Asian Development Bank (ADB), Asian Insfrastructure Investment Bank (AIIB), dan PBB untuk memulai kembali proyek-proyek mereka di Sri Lanka.


Menurut Colombo Gazette, Peiris meminta bantuan dari Bank Dunia hingga bantuan jangka panjang dari Dana Moneter Internasional (IMF) dapat direalisasikan.

Sebagai tindak lanjut, Kanda menyebut Bank Dunia akan mengucurkan 700 juta dolar AS ke Sri Lanka dalam beberapa bulan mendatang.

Awal bulan ini, IMF berkomitmen untuk membantu Sri Lanka, sejalan dengan kebijakannya. Kendati begitu, bantuan tersebut tidak serta merta dapat direalisasikan.

Sejauh ini, diskusi tingkat teknis antara Sri Lanka dan IMF telah dimulai. Nantinya, mereka akan melanjutkan diskusi kebijakan setelah pemerintahan baru dibentuk.

Sri Lanka hampir bangkrut dan menghadapi krisis ekonomi parah yang belum pernah terjadi sejak merdeka. Devisa negara yang menyusut membuat Sri Lanka kesulitan membeli bahan bakar hingga makanan dan obat-obatan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya