Berita

Duta Besar RI untuk Spanyol, Dr. Muhammad Najib/Repro

Bisnis

Punya Sejarah Panjang Islam, Spanyol Bisa Jadi Pasar Produk Halal Indonesia

MINGGU, 29 MEI 2022 | 10:33 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Spanyol merupakan negara yang menarik untuk dijadikan pengembangan ekspor produk halal asal Indonesia, terlepas dari penduduknya dan wilayahnya yang kecil.

Negara yang memiliki luas sekitar pulau Sumatera ini memiliki sejarah peradaban Islam yang cukup panjang, yaitu sekitar 8 abad lamanya. Hal itu yang membuat masyarakat Spanyol cukup melekat dengan ke-Islam-an.

"(Dari) selera makan dan pakaian terasa sekali. Sampai sekarang, penyebutan nama-nama tempat, produk tertentu terasa sekali nuansa Arabnya," ujar Duta Besar RI untuk Spanyol, Dr. Muhammad Najib lewat video di akun Youtube Wisma Duta RI Madrid pada Sabtu (28/5).


Selain itu, Dubes Najib menekankan, meski memiliki jumlah penduduk yang kecil, Spanyol dapat dijadikan gerbang masuk ke Uni Eropa. Lantaran arus barang dan orang di Uni Eropa sendiri sudah tanpa imigrasi.

"Kalau mau masuk Spanyol jangan hanya lihat penduduk Spanyol. Karena Spanyol ini bagian dari Uni Eropa, apabila produk bapak/ibu sekalian bisa menembus Spanyol, maka berarti bisa masuk ke seluruh negara-negara di kawasan Uni Eropa ini," jelas dia.

Di samping itu, Spanyol merupakan negara ekonomi terbesar ke-15 di dunia, dengan GDP per kapita mencapai 27 ribu dolar AS pada 2020. Hal ini membuat masyarakat Spanyol memiliki daya beli yang cukup tinggi.

"Karena itu kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya," pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya