Berita

Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS)/Net

Dunia

Dapat Lampu Hijau, Australia Beli 20 Sistem Peluncur Roket HIMARS dari AS

JUMAT, 27 MEI 2022 | 12:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Amerika Serikat (AS) telah memberikan persetujuan untuk penjualan paket Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS) ke Australia.

Menurut laporan Reuters pada Jumat (27/5), Departemen Luar Negeri AS sudah memberikan lampu hijau untuk paket penjualan senjata senilai 385 miliar dolar AS itu. Di dalam paket tersebut, Australia membeli 20 HIMARS dan peralatan terkait lainnya.

Pentagon mengatakan, kontraktor utama dari pembelian tersebut adalah Lockheed Martin, L3Harris Corp, dan Chelton Inc.


Australia sendiri telah meningkatkan pengeluaran pertahanannya selama beberapa tahun terakhir karena China berupaya meningkatkan kehadirannya di kawasan Indo-Pasifik. Tahun lalu, Australia menandatangani kesepakatan untuk membeli kapal selam nuklir dari AS dan Inggris.

Selain itu, AS juga menyetujui penjualan helikopter CH-47F Chinook dan peralatan terkait ke Mesir dengan perkiraan biaya 2,6 miliar dolar AS.

Belanda juga meningkatkan pesanan sebelumnya untuk Rudal Taktis AIM-9X Blok II dan Rudal Taktis AIM-9X Blok II. Rudal-rudal itu akan dibuat oleh Raytheon dan memiliki nilai perkiraan total 117 juta dolar AS.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya