Berita

Perdana Menteri Sri Lanka Ranil Wickremesinghe/Net

Dunia

Sri Lanka Habis-habisan Cari Jalan Cepat Dapat Pinjaman dari IMF

KAMIS, 26 MEI 2022 | 13:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Sri Lanka tengah mengupayakan jalan cepat untuk mendapatkan pinjaman dari Dana Moneter Internasional (IMF) pada pertengahan Juni.

Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe mengatakan pihaknya akan memangkas pengeluaran anggaran semaksimal mungkin hingga "hanya tulang" dan berharap membukukan surplus primer sebesar 1 persen dari produk domestik bruto (PDB) pada tahun 2025.

Sekalipun demikian, ia mengatakan, pemangkasan pengeluaran itu akan lebih kecil dari surplus 2 persen yang diinginkan IMF, yang bisa menjadi masalah.


"Kita perlu menemukan dolar, IMF tidak akan membawa semuanya. Tetapi jika kita mulai dengan IMF, akan lebih mudah bagi orang lain untuk membantu kita," kata Wickremesinghe pada Rabu (25/5), seperti dimuat Al Jazeera.

Menteri Keuangan Mahinda Siriwardana mengatakan Sri Lanka sedang menunggu kesepakatan tingkat staf IMF sehingga pemerintah daerah dapat memulai pekerjaan untuk menjembatani keuangan.

"Pemerintah juga sedang mempertimbangkan semua opsi untuk meningkatkan pendapatan," kata Siriwardana.

Wickremesinghe mengatakan pemerintah membutuhkan total sekitar 4 miliar dolar AS pada tahun ini, dari pemberi pinjaman dan kreditur multilateral termasuk China dan Jepang, untuk membantu membayar makanan dan bahan bakar.

Wickremesinghe memperkirakan bahwa ekonomi akan menyusut 4 persen tahun ini. Dia khawatir warga akan menghadapi masa-masa sulit hingga Februari, termasuk kelangkaan pangan akibat kelangkaan pupuk menjelang musim tanam.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya