Berita

Pengibaran bendera setengah tiang di Amerika Serikat (AS) sebagai penghormatan kepada korban serangan di Robb Elementary School, Texas/Getty Images

Dunia

Berduka Atas Penembakan di SD Texas, AS Kibarkan Bendera Setengah Tiang

RABU, 25 MEI 2022 | 08:09 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden memerintahkan pengibaran bendera setengah tiang sebagai penghormatan kepada para korban yang tewas dalam penembakan di sebuah sekolah dasar di Texas pada Selasa (24/5).

Pengibaran bendera setengah tiang ini dilakukan di Gedung Putih dan tempat-tempat umum lainnya hingga Sabtu (28/5).

"Dengan ini saya memerintahkan agar bendera Amerika Serikat dikibarkan setengah tiang di Gedung Putih dan di semua gedung dan lapangan umum, di semua pos militer dan stasiun angkatan laut, dan di semua kapal angkatan laut Pemerintah Federal di Distrik Kolombia dan di seluruh Amerika Serikat serta Wilayah dan miliknya hingga matahari terbenam, 28 Mei 2022," kata Biden dalam pernyataan yang dirilis Gedung Putih.


Selain itu, pengibaran bendera setengah tiang juga dilakukan di semua kedutaan besar, kantor konsuler, hingga fasilitas militer AS di luar negeri untuk jangka waktu yang sama. Termasuk juga kapal angkatan laut.

Sekretaris Pers Gedung Putih, Karine Jean-Pierre mengatakan Biden telah diberikan informasi terkait insiden berdarah di Robb Elementary School di Uvalde, Texas.

"Doanya bersama keluarga yang terkena dampak peristiwa mengerikan ini, dan dia akan berbicara malam ini ketika dia tiba kembali di Gedung Putih," tambah Jean-Pierre pada Selasa.

Penembakan yang terjadi di sekolah dasar itu telah menewaskan 14 siswa dan seorang guru. Sementara pelaku, remaja 18 tahun yang membawa senjata juga tewas ketika polisi merespons serangan.

Gubernur Texas Greg Abbott mengatakan telah menginstruksikan otoritas untuk menyelidiki insiden tersebut.

Ini adalah serangan paling mematikan sejak penembakan di SMA Marjory Stoneman Douglas 2018 di Parkland, Florida, di mana 17 orang tewas.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya