Berita

Penembakan anggota senior IRGC, Kolonel Hassan Sayad Khodayari di Teheran/Net

Dunia

Presiden Raisi: Iran Tidak Ragu Membalaskan Dendam Kolonel IRGC yang Ditembak Mati di Teheran

SENIN, 23 MEI 2022 | 17:23 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Iran memperingatkan akan membalas pembunuhan seorang kolonel Pengawal Revolusi (IRGC) yang ditembak mati di Teheran.

Anggota senior IRGC, Kolonel Hassan Sayad Khodayari meninggal dunia ditembak mati di luar rumah oleh penyerang bersepeda motor pada Minggu (22/5).

Itu menjadi pembunuhan terkenal di Iran sejak pembunuhan ilmuwan nuklir, Mohsen Fakhrizadeh pada November 2020 dan Mayor Jenderal Qassem Soleimani pada awal 2020.


"Saya bersikeras pada pengejaran serius (para pembunuh) oleh pejabat keamanan, dan saya tidak ragu bahwa darah martir besar ini dibalaskan," kata Presiden Ebrahim Raisi, seperti dikutip The Guardian.

“Tidak ada keraguan bahwa tangan arogansi global dapat terlihat dalam kejahatan ini,” tambahnya.

Pernyataan itu disampaikan sesaat sebelum mengunjungi Oman, di mana dia akan bertemu dengan Sultan Haitham, sultan Oman.

Pemakaman Khodayari dijadwalkan berlangsung di Teheran pada Senin pukul 5 sore waktu setempat.

Khodayari digambarkan sebagai "pelindung tempat suci". Itu adalah istilah yang digunakan untuk mereka yang bekerja atas nama republik Islam di Suriah atau Irak.

IRGC mengatakan mereka telah menangkap beberapa beberapa anggota badan intelijen Israel, Mossad.

Pembunuhan Khodayari terjadi ketika negosiasi antara Iran dan kekuatan dunia untuk memulihkan kesepakatan nuklir 2015 terhenti sejak Maret.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya