Berita

Kompleks Masjid Al Aqsa, Yerusalem/Net

Dunia

PM Israel Bantah Adanya Perubahan Status Quo di Kompleks Masjid Al Aqsa

SENIN, 23 MEI 2022 | 14:40 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri Israel Naftali Bennett menegaskan tidak ada perubahan status quo atas pengaturan di kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem.

Pernyataan itu muncul setelah Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengkritik keputusan pengadilan rendah Israel yang membatalkan larangan berdoa bagi umat Yahudi di kompleks Masjid Al Aqsa.

Keputusan Pengadilan Magistrate Yerusalem pada Minggu (22/5) itu muncul setelah tiga anak Yahudi di bawah umur diperintahkan untuk menjauh selama 15 hari oleh polisi karena menggelar ibadah di kompleks Masjid Al Aqsa.


Berdasarkan kesepakatan yang berlaku sejak 1967, non-Muslim diizinkan untuk memasuki kompleks Masjid Al Aqsa, tetapi dilarang berdoa di sana.

Hakim Zion Saharai menyebut, anak-anak tersebut tidak menimbulkan kekhawatiran terhadap keamanan nasional, keamanan publik, atau keamanan individu.

Keputusan pengadilan itu disebut Abbas sebagai serangan terhadap status quo dan hukum internasional.

Kantor PM Israel menyebut, putusan pengadilan akan diajukan banding ke Pengadilan Distrik Yerusalem yang lebih tinggi.

“Keputusan pengadilan hakim difokuskan secara eksklusif pada masalah perilaku anak di bawah umur yang dibawa ke hadapannya, dan tidak termasuk penentuan yang lebih luas mengenai kebebasan beribadah di (Masjid Al Aqsa),” kata kantor PM Israel.

Di samping Palestina, Yordania sebagai penjaga Masjid Al Aqsa juga menyatakan keprihatinan atas keputusan tersebut.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya