Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Cacar Monyet dengan Penyimpangan Seksual

MINGGU, 22 MEI 2022 | 12:13 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sejumlah pakar meyakini adanya keterkaitan antara penyebaran wabah monkeypox atau cacar monyet dengan penyimpangan seksual.

Hipotesis itu muncul lantaran kasus cacar monyet yang saat ini menyebar luas di Eropa ditemukan di tempat-tempat terkait, seperti di sauna dewasa yang berlokasi di madrid, Spanyol.

Menteri Kesehatan Masyarat, Enrique Ruiz Escudero mengatakan, pejabat kesehatan telah melacak 30 kasus cacar monyet yang terkait dengan sauna di Madrid.


"Departemen Kesehatan Masyarakat akan melakukan analisis yang lebih rinci untuk mengendalikan penularan, memutus rantai penularan dan mencoba mengurangi penularan virus ini sebanyak mungkin," kata Escudero.

Selain itu, pejabat kesehatan menyoroti penyebaran cacar monyet pada pria gay dan biseksual di Inggris dan Eropa.

Dimuat The Telegraph pada Sabtu (21/5), Badan Keamanan Kesehatan Inggris mengatakan ada kekhawatiran asal penyebaran cacar monyet berasal di dalam komunitas.

Di Portugal, mayoritas kasus cacar monyet dialami oleh pria-pria muda. Mereka memiliki lesi kulit, meski dalam kondisi yang stabil.

Sebuah festival komunitas gay di Belgia juga menjadi sumber penyebaran virus. Pada awalnya, muncul asumsi virus dibawa oleh pengunjung dari luar negeri.

Cacar monyet merupakan penyakit menular yang biasanya menyebar di kawasan Afrika. Namun dalam beberapa waktu terakhir, penyakit tersebut menyebar di Eropa hingga Amerika. Bahkan Australila juga sudah mencatatkan kasus cacar monyet pertama.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan akan terjadi penyebaran luas cacar monyet di negara-negara non-endemik.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya