Berita

Presiden RI Joko Widodo dan Presiden AS Joe Biden/Net

Dunia

Rizal Ramli: Biden Dilema, Jokowi Terlalu Pro-Beijing untuk Menyeimbangkan Pengaruh China

KAMIS, 12 MEI 2022 | 17:17 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden memiliki tantangan besar untuk menyeimbangkan pengaruh China di kawasan ASEAN, khususnya Indonesia yang dinilai lebih condong ke Beijing.

Biden sendiri berusaha untuk menangkal pengaruh China dengan mengundang para pemimpin ASEAN ke Washington, dan menjadi tuan rumah KTT ASEAN-AS pada 12-13 Mei 2022.

“Biden sedang mencoba untuk memperkuat kerangka kerja Indo-Pasifik untuk menyeimbangkan China. Sayangnya, (Presiden) Jokowi terlalu pro-Beijing dan tidak demokratis untuk menerima tawaran AS," kata ekonom nasional, Rizal Ramli lewat cuitan di akun Twitter-nya pada Kamis (12/5).


"Ini dilema bagi Biden," imbuhnya.

Koordinator Indo-Pasifik AS, Kurt Campbell mengatakan, KTT ASEAN-AS di Washington merupakan upaya pemerintahan Biden untuk meningkatkan investasi dan keterlibatannya di Asia Tenggara.

Selama pertemuan, China, Myanmar, Taiwan dan Ukraina akan menjadi salah beberapa isu yang dibahas.

Banyak pengamat menilai pertemuan ini digunakan oleh Biden untuk menangkal pengaruh China yang menjadi tantangan besar bagi kebijakan luar negeri AS.

Jokowi dan rombongannya tiba di Washington DC pada Selasa malam (10/5) waktu setempat. Selain Jokowi, ada tujuh pemimpin ASEAN lainnya yang mengikuti KTT tersebut. Sementara pemimpin Myanmar dikecualikan karena kudeta, dan Filipina tengah masa transisi pemerintahan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya