Berita

Kota Bucha di Ukraina yang porak poranda akibat perang/Net

Dunia

Uni Eropa: Aset Rusia yang Dibekukan Harus Digunakan untuk Membangun Kembali Ukraina

SELASA, 10 MEI 2022 | 14:18 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Uni Eropa bertekad untuk menyita lebih banyak aset milik Rusia dan oligarkinya demi membangun kembali Ukraina yang hancur lebur akibat perang.

Begitu yang dikatakan oleh Ketua Dewan Eropa Charles Michel ketika berbicara selama konferensi pers di Odessa, Ukraina pada Senin (9/5).

"Kami telah membekukan banyak aset oligarki (Rusia). Dan secara pribadi, saya pikir kami juga harus menyita aset-aset ini untuk menyediakan sarana dan dana pembangunan kembali negara (Ukraina)," ujarnya, seperti dikutip Anadolu Agency.


Di samping itu, Michel mengatakan, Uni Eropa juga harus melakukan segala cara untuk menghancurkan "mesin perang" Rusia dengan sanksi.

Dalam hal ini, ia mendesak Eropa segera mengakhiri ketergantugan gas pada Rusia, khususnya bagi negara-negara anggota yang memiliki kesepakatan dengan Rusia.

Hal senada juga disampaikan oleh kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Josep Borell.

Ia mengatakan Uni Eropa dapat mempertimbangkan penggunaan aset yang dibekukan untuk Ukraina. Ia juga menyoroti metode "kompensasi perang" yang harus diajukan kepada Rusia.

"Saya akan sangat mendukung karena ini penuh dengan logika," ucapnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya