Berita

Pengunjuk rasa di Sri Lanka membakar rumah-rumah pejabat tinggi/Net

Dunia

Sri Lanka Makin Tak Terkendali, Rumah Menteri Sampai Walikota Dibakar Massa yang Marah

SELASA, 10 MEI 2022 | 09:06 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Situasi di Sri Lanka semakin tidak terkendali dengan pengunjuk rasa yang marah membakar rumah-rumah sejumlah pejabat tinggi.

Kekacauan terjadi pada Senin (9/5). Dari laporan media setempat, rumah milik leluhur keluarga Rajapaksa di Medamulana, Hambantota telah dibakar pengunjuk rasa.

News Wire juga menyebut pengunjuk rasa telah membakar rumah mantan Menteri Keheliya Rambukwella di Kandy.


Di samping itu, rumah beberapa anggota parlemen dari Sri Lanka Podujana Peramuna (SLPP) ikut diserang.

Kediaman Perdana Menteri Sri Lanka Mahinda Rajapaksa di kota Kurunegala dibakar beberapa jam setelah ia mengajukan pengunduran dirinya kepada Presiden Gotabaya Rajapaksa.

Para pengunjuk rasa anti-pemerintah juga membakar kediaman resmi Walikota Moratuwa, Saman Lal Fernando.

Sejumlah besar pengunjuk rasa termasuk Federasi Mahasiswa Antar Universitas (IUSF) turun ke jalan dan menyerang anggota parlemen Podujana Peramuna Sri Lanka. Bahkan beberapa kantor Podujana Peramuna (SLPP) Sri Lanka dibakar.

Polisi mengatakan, dua orang tewas tertembak dan lima lainnya luka-luka di kediaman Ketua Weeraketiya Pradeshiya Sabha.

Menurut Daily Mirror, militer telah dikerahkan sementara jam malam diberlakukan.

Sri Lanka menghadapi krisis ekonomi terburuk sejak kemerdekaan. Pinjaman yang menggunung dipersulit dengan dampak pandemi Covid-19 dan perang di Ukraina. Akibatnya cadangan devisa berkurang dan pasokan pangan serta energi menjadi langka.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya