Berita

Duta Besar Rusia untuk Polandia Sergey Andreev berlumuran cat merah ketika menghadiri upacara penghormatan di pemakaman Tentara Merah Rusia pada 9 Mei 2022/AP

Dunia

Dubes Rusia Jadi Bulan-bulan Massa, Dilempar Cat Merah hingga Diteriaki "Pembunuh"

SENIN, 09 MEI 2022 | 19:31 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Upacara penghormatan untuk memperingati Tentara Merah yang gugur selama Perang Dunia II di Warsawa, Polandia pada Senin (9/5) berubah menjadi kacau.

Ketika tiba di Pemakaman Tentara Soviet, Duta Besar Rusia untuk Polandia Sergey Andreev mendapatkan sambutan negatif dari para pengunjuk rasa kontra-perang yang sudah menunggunya.

Ratusan aktivis yang membawa bendera Ukraina meneriakkan slogan-slogan menolak perang sembari menyebut Andreev dengan kata "fasis" dan "pembunuh".


Bahkan sebuah rekaman video yang tersebar menunjukkan para pengunjuk rasa melemparkan gumpalan cat merah dari berbagai sisi ke arah Andreev.

Selain Andreev, rombongannya juga menjadi sasaran pengunjuk rasa dan berlumuran cat merah.

Para pengunjuk rasa juga mencegah Andreev dan pelayat lainnya meletakkan bunga di kuburan, seperti dimuat Associated Press.

Polisi tiba di tempat kejadian untuk membantu Andreev dan anggota delegasi lainnya melarikan diri.

Upacara penghormatan terhadap tentara Soviet dilakukan untuk memperingati Hari Kemenangan pada 9 Mei, yang menandai kekalahan Nazi.

Sebanyak lebih dari 20 ribu Tentara Merah gugur dalam pertempuran untuk membantu mengalahkan Nazi dan dimakamkan di Polandia.

Tetapi sejak Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari lalu, Polandia telah menghilangkan beberapa monumen Tentara Merah.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya