Berita

Direktur CIA, William Burns/Net

Dunia

CIA: Meski Tak Mengurungkan Niat China, Kegagalan Invasi Ukraina Mempengaruhi Rencana Serang Taiwan

MINGGU, 08 MEI 2022 | 08:17 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China selalu memantau perkembangan yang terjadi dalam perang di Ukraina. Hal itu untuk dipelajari ketika Beijing berusaha merebut kendali Taiwan.

Begitu yang dikatakan oleh Direktur Badan Intelijen Pusat AS (CIA) William Burns di acara Financial Times di Washington pada Sabtu (7/5).

“Saya pikir kepemimpinan China melihat dengan sangat hati-hati pada semua ini, pada biaya dan konsekuensi dari setiap upaya untuk menggunakan kekuatan untuk mendapatkan kendali atas Taiwan,” kata Burns, seperti dikutip Reuters.


Di tengah kemungkinan kegagalan Rusia, China sendiri tampaknya tidak akan mengurungkan niat memberlakukan operasi militer seandainya Taiwan berusaha memerdekakan diri.

Kendati begitu, kegagalan Rusia di Ukraina tentu akan mempengaruhi Beijing, mengingat besarnya biaya akibat perang.

"Saya tidak berpikir bahwa ini telah mengikis tekad Xi dari waktu ke waktu untuk mendapatkan kendali atas Taiwan. Tapi saya pikir itu adalah sesuatu yang mempengaruhi perhitungan mereka tentang bagaimana dan kapan mereka akan melakukannya," jelasnya.

Tetapi Burns mengatakan AS yakin China tidak tenang dengan kerusakan reputasi yang dikaitkan dengan "kebrutalan" tindakan militer Presiden Rusia Vladimir Putin.

“Saya pikir pengalaman pahit, dalam banyak hal, tindakan Putin di Ukraina selama 10 atau 11 minggu terakhir telah menunjukkan bahwa persahabatan sebenarnya memiliki beberapa batasan,” kata Burns.

Sejauh ini, China telah menolak untuk mengutuk perang Rusia di Ukraina dan telah mengkritik sanksi Barat terhadap Moskow.

Beijing dan Moskow mendeklarasikan kemitraan strategis "tanpa batas" beberapa minggu sebelum invasi 24 Februari, dan telah menjalin hubungan energi dan keamanan yang lebih dekat dalam beberapa tahun terakhir untuk melawan AS dan Barat.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya