Berita

Kehancuran di Kota Mariupol, Ukraina/Net

Dunia

Rusia Bombardir Ukraina dari Berbagai Sisi Ketika Mariupol Sedang Evakuasi

MINGGU, 01 MEI 2022 | 08:49 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Militer Rusia dilaporkan telah meluncurkan berbagai serangan udara ke beberapa wilayah Ukraina, khususnya di bagian selatan dan timur, pada Sabtu (30/4).

Sejak gagal dan mundur dari wilayah Kyiv, Rusia telah mengintensifkan serangannya di selatan dan timur Ukraina.

Kendati begitu, Rusia juga menyerang bandara Odesa di barat. Meski tidak ada korban yang jatuh, namun serangan tersebut membuat landasan pacu di sana hancur.


Serangan Moskow di selatan sebagian ditujukan untuk menghubungkan daerah itu dengan Krimea. Bagian dari dua provinsi Donbas, Luhansk dan Donetsk, sudah dikuasai oleh separatis yang didukung Rusia sebelum invasi Moskow pada 24 Februari.

Pada hari yang sama, Al Jazeera melaporkan, pejabat Ukraina mengatakan pihaknya sedang mengevakuasi 20 perempuan dan anak-anak yang selama ini berlindung di pabrik baja Azovstal, Mariupol selama lebih dari sepekan terakhir.

"Kami mengeluarkan warga sipil dari puing-puing dengan tali. Mereka adalah orang tua, wanita dan anak-anak," kata seorang pejuang Ukraina, Sviatoslav Palamar.

Palamar mengatakan baik Rusia dan Ukraina menghormati gencatan senjata lokal, dan dia berharap warga sipil yang dievakuasi akan dipindahkan ke kota Zaporizhzhia di Ukraina di barat laut.

Rusia telah menyatakan kemenangan di Mariupol pada 21 April, bahkan ketika ratusan tentara Ukraina dan warga sipil masih berlindung di pabrik baja Azovstal.

Di samping itu, Moskow juga telah merebut Kota Kherson di selatan, yang berjarak hanya 100 km utara Krimea.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya