Berita

Rusia mengklaim telah mengambil alih Kherson, Ukraina/Net

Dunia

Sudah Dikuasai Rusia, Kherson Akan Gunakan Mata Uang Rubel

KAMIS, 28 APRIL 2022 | 16:22 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia telah memberlakukan aturan baru, yaitu memerintahkan wilayah Ukraina yang dikuasai Ukraina untuk menggunakan mata uang rubel.

Pejabat komite pro-Rusia di Kherson, Kirill Stremousov mengatakan rubel akan digunakan untuk transaksi jual-beli mulai 1 Mei mendatang.

Ia menjelaskan, transisi dari mata uang Ukraina, hryvnia, ke rubel akan dilakukan selama empat bulan. Sehingga selama itu, hryvnia masih diizinkan beredar di Kherson, seperti dikutip RIA, Kamis (28/4).


Pada Selasa (26/4), Rusia mengklaim telah memperoleh kendali penuh atas wilayah Kherson.

Kherson merupakan wilayah strategis karena menghubungkan Semenanjung Krimea dan wilayah separatis di Ukraina timur, Donetsk dan Luhansk.

Setelah mengambil alih Kherson, Rusia telah menunjuk walikota baru dan menduduki markas regional.

Laporan media Rusia, Meduza, menyebut Kherson akan melakukan referendum menjadi Republik Rakyat Kherson sebagai negara independen pada bulan depan.

Setelahnya, Kherson akan membuat referendum untuk bergabung dengan Federasi Rusia.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya