Berita

Walkot Bogor Bima Arya/Net

Nusantara

Kurangi Baca Media Selama Masa Perawatan, Bima Arya Akui Kondisinya Lebih Sehat Dan Fokus

SENIN, 06 APRIL 2020 | 09:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

  Walikota Bogor Bima Arya mengungkapkan bahwa Covid-19 yang dideritanya telah memberinya pengalaman dan pembelajaran.

Untuk itu ia mengajak semua orang melakukan apa yang bisa dilakukan dengan mengesampingkan perbedaan dan politik kepentingan.

"Kita lakukan apa yang bisa kita lakukan. Yang sehat harus tetap sehat untuk bantu yang sakit. Yang mampu bantu yang tidak mampu. Sehat, semangat dan terus bermunajat!' ujar Bima Arya, dalam postingannya di akun Instagram, Minggu (5/4).


Ia mengungkapkan sejak divonis tertular virus corona dan menjalani perawatan di RSUD Bogor, ia mendapat pelajaran tiga hal penting. Dalam video itu, Bima menyampaikan tiga hal itu adalah ujian keimanan, ujian kesehatan, dan ujian kemanusiaan.

Covid-19 menjadi ujian keimanan seseorang, sebagaimana yang ia alami. Seseorang ketika divonis positif, harus mengasingkan diri berhari-hari dengan meninggalkan apa yang biasanya ia lakukan padahal ia merasa kondisi tubuhnya baik-baik saja.

Sehingga yang bisa ia lakukan adalah berserah diri dan mengevaluasi diri.

Covid-19 juga menjadikan seseorang berikhtiar untuk hidup sehat dengan mematuhi protokol yang telah ditetapkan. Menahan diri untuk tidak keluar rumah kecuali keadaan mendesak, juga menahan diri untuk tidak berkumpul.

"Mari kita betul-betul kurangi kegiatan ke luar rumah. Kalau tidak ada kegiatan yang betul-betul penting, tidak perlu keluar rumah," kata Bima Arya.

Covid-19 juga memberi pelajaran tentang makna kebersamaan, bergotong royong dalam menghadapi wabah. Melupakan perbedaan status sosial, melupakan perbedaan politik, sama-sama berusaha melakukan pencegahan penularan.

"Mari kita tinggalkan perbedaan politik. Kita utamakan kebersamaan," ujar Bima.

Ia mengingatkan agar semua bisa melakukan apa yang bisa dilakukan dengan tidak bergantung kepada orang lain, apalagi saling menyalahkan.

"Jangan saling menyalahkan. Kita lakukan saja apa yang bisa kita lakukan. Kita sebarkan energi positif agar kita bisa bersama-sama bergerak cepat mengatasi wabah Covid-19," ujar Bima Arya.

Politisi Partai PAN ini menyoroti pengadaan alat kesehatan yang saat ini mengalami kesulitan pasokan. Ia menyarankan agar warga menggunakan masker kain, sementara masker medis agar digunakan untuk petugas medis yang berhadapan dengan pasien Covid-19 langsung.

Harapannya agar BUMD serta perusahaan swasta bisa turut membantu dalam pengadaan masker kain lewat para pengusaha garmen atau produksi rumahan, sekaligus membantu mereka di mana wabah virus corona sangat berdampak kepada ekonomi masyarakat saat ini.

Bima sendiri menyatakan akan menyumbangkan gajinya untuk biaya operasional walikota dalam memerangi virus corona.

Bima Arya mengakui, di hari ke-17 masa perawatannya ini kondisinya kian baik. Ia telah mengatur konsentrasinya dengan mengurangi membaca berita, terutama sosial media, agar tetap bisa fokus dan bisa istirahat.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Wabah DBD Bangladesh Makin Parah, 42.590 Dirawat dan 117 Lainnya Meninggal Dunia

Senin, 07 September 2026 | 12:27

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun di 2027

Senin, 07 September 2026 | 12:14

Public Expose Live 2026, 45 Emiten Siap Buka Kinerja dan Prospek Usaha

Senin, 07 September 2026 | 12:04

Kini Giliran Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 07 September 2026 | 11:53

Komisi VIII DPR Desak Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:41

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

Senin, 07 September 2026 | 11:33

Harga Minyak Naik Lagi Sentuh Level 96 Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:25

Ombudsman Soroti Peredaran Narkoba dan Pungli di Lapas

Senin, 07 September 2026 | 11:21

Cadangan Devisa RI Agustus 2026 Capai Rp2.582 Triliun, Naik 1,2 Miliar Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:19

Belanja Mitigasi Jadi Investasi Hadapi Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:12

Selengkapnya