Berita

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak (Foto: Kemenhaj)

Nusantara

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

SENIN, 07 SEPTEMBER 2026 | 11:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menegaskan urgensi perlindungan ketat bagi para jemaah sekaligus pembenahan peran Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU). 

Penegasan tersebut diungkapkan oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak saat menggelar sesi dialog bersama jajaran forum KBIHU, Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), serta Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) di Yogyakarta, Minggu 6 September 2026.

Wamenhaj mengungkapkan bahwa aspek perlindungan jemaah menduduki prioritas utama lantaran pemerintah pusat masih kerap mendapati laporan pengaduan terkait biro perjalanan nakal yang melakukan kecurangan hingga berujung penelantaran jemaah haji dan umrah. 


“Pengaduan terkait travel yang bandel, nakal, dan melakukan penipuan masih cukup tinggi. Kami di kantor pusat berulang kali menerima banyak jemaah yang terlantar, baik dalam pelaksanaan umrah maupun haji,” tegas Wamenhaj. 

Menanggapi hal tersebut, pihak PPIU dan PIHK diimbau agar senantiasa patuh pada regulasi yang berlaku serta menempatkan jaminan hak, keamanan, serta pelayanan prima sebagai orientasi utama.

Di samping itu, Wamenhaj turut mendorong optimalisasi fungsi KBIHU agar kembali fokus menjalankan peranan intinya sebagai wadah edukasi dan pendampingan umat. 

“KBIHU harus direvitalisasi sebagai kelompok yang memang melakukan bimbingan terhadap jemaah haji, bukan kemudian mengkomodifikasi jemaah,” tandasnya. 

Keberadaan KBIHU dinilai memegang posisi krusial dalam mendongkrak kualitas bimbingan, sehingga orientasinya wajib berpusat pada kepuasan pembinaan alih-alih menjadikan jemaah sebagai komoditas bisnis.

Di sela kunjungannya, Wamenhaj turut mengapresiasi iklim penyelenggaraan ibadah di wilayah Yogyakarta yang tercatat minim kasus hukum maupun pelanggaran terhadap jemaah. 

Kondisi kondusif ini diharapkan mampu terjaga dan terus ditingkatkan lewat soliditas kolaborasi lintas sektor antara pemerintah bersama unsur KBIHU, PPIU, serta PIHK. 

“Kita berharap praktik-praktik penipuan maupun pelanggaran terhadap jemaah semakin berkurang. KBIHU, PPIU, dan PIHK harus bersama-sama memastikan jemaah mendapatkan pelayanan, pembinaan, dan pelindungan yang baik,” pungkasnya.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Hotel Bumi Wiyata Komitmen Penuhi Hak 104 Pekerja Sesuai Ketentuan

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:31

Sinopsis Reawakened Man, Kisah Pemuda yang Hidup Kembali Setiap 3 Hari

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:23

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus ATR/BPN ke Muktamar NU

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Komisi II Didorong Bentuk Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK Terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:19

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Ini Daftar Trofi dan Prestasinya

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:10

Kemenkop Buka Suara soal Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:02

8 Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat hingga Akhir 2026, Ada BSU hingga Beras 30 Kg

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:48

Mantan Kacab Jasindo Dipanggil KPK di Kasus Pencairan Komisi Fiktif PT Pelni

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:46

Deretan Pengusaha Rokok Kembali Diperiksa KPK di Kasus Bea Cukai

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:35

Selengkapnya