Berita

Ridwan Kamil akan berupaya rapid test lebih banyak dilakukan di Jawa Barat/RMOLJabar

Nusantara

Pantau Rapid Test, Gubernur Jabar: Makin Banyak Tes, Persebaran Makin Bisa Dipetakan

MINGGU, 05 APRIL 2020 | 03:54 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, didampingi Walikota Bandung, Oded M Danial meninjau pelaksanaan rapid test Covid-19 berkonsep drive-thru di Balai Kota Bandung, Sabtu (4/4).

Saat berada di lokasi, Ridwan Kamil mengatakan, Kota Bandung merupakan salah satu penerima bantuan alat rapid diagnostic test (RDT) Covid-19 terbanyak di Jabar.

Menurutnya, Jabar membutuhkan 100 ribu hingga 300 ribu tes untuk mengetahui peta persebaran Covid-19 secara lebih akurat. Namun karena jumlah alat terbatas, tes masif ini dilakukan secara bertahap.


“Jadi kita bagikan dulu semampu kita. Sudah ada 60 ribu alat tes dibagikan ke seluruh Jawa Barat. Salah satu yang terbesar adalah Kota Bandung,” ucap Emil, sapaan akrabnya.

Emil pun berharap, peta sebaran Covid-19 dari hasil tes masif oleh Pemprov Jabar secara merata di seluruh kabupaten/kota bisa diketahui maksimal dua pekan ke depan, agar pemetaan virus SARS-CoV-2 ini bisa maksimal.

“Saya berharap tidak lebih dari 14 hari ke depan semuanya sudah tersebar, sehingga kita bisa punya peta. Memang kita setiap hari menghadapi berita buruk, tapi harus dihadapi. Inilah kesiapan Jawa Barat. Semakin banyak tes, semakin kita bisa memetakan persebaran,” tuturnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Selain memantau pelaksanaan rapid test Covid-19 di Balai Kota Bandung, Emil turut memantau lokasi rapid test di Gedung Sate yang dilakukan pada hari yang sama.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Wabah DBD Bangladesh Makin Parah, 42.590 Dirawat dan 117 Lainnya Meninggal Dunia

Senin, 07 September 2026 | 12:27

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun di 2027

Senin, 07 September 2026 | 12:14

Public Expose Live 2026, 45 Emiten Siap Buka Kinerja dan Prospek Usaha

Senin, 07 September 2026 | 12:04

Kini Giliran Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 07 September 2026 | 11:53

Komisi VIII DPR Desak Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:41

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

Senin, 07 September 2026 | 11:33

Harga Minyak Naik Lagi Sentuh Level 96 Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:25

Ombudsman Soroti Peredaran Narkoba dan Pungli di Lapas

Senin, 07 September 2026 | 11:21

Cadangan Devisa RI Agustus 2026 Capai Rp2.582 Triliun, Naik 1,2 Miliar Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:19

Belanja Mitigasi Jadi Investasi Hadapi Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:12

Selengkapnya