Berita

Rapid Test di Kota Bandung/RMOLJabar

Nusantara

Ditolak Warga Sekitar, Rapid Test Di Bandung Batal Di GBLA

MINGGU, 05 APRIL 2020 | 01:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Upaya Pemerintah Kota Bandung untuk menekan penyebaran virus corona melalui rapid test berjalan tidak mudah.

Pasalnya, rencana rapid test yang dilakukan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) mendapat penolakan dari warga sekitar. Pemkot Bandung akhirnya memindahkan kegiatan rapid test Covid-19 secara drive thru di Balaikota Bandung dan Gedung Sate, Sabtu (4/4).

“Setelah kita koordinasi ke lokasi, ternyata dari tim kami kemarin butuh persiapan yang tidak bisa dilaksanakan sesuai jadwal. Sehingga kami memutuskan dan sudah berkoordinasi dengan Provinsi sebagai pemberi alat yang akhirnya dilaksanakan di Balai Kota Bandung,” ungkap Walikota Oded M. Danial, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.


Oded mengatakan, dengan menggunakan peralatan rapid test yang diberikan oleh Pemprov Jawa Barat, sebanyak 300 dari 2.800 orang pendaftar telah mengikuti rapid test yang terbagi di dua tempat, yaitu di halaman Balai Kota Bandung dan area Gedung Sate.

“Sebanyak 700 kita bagikan ke puskesmas, Selanjutnya ke rumah sakit dan 2.100 nya di sini dan Gedung Sate. Kita akan laksanakan sampai beres, untuk waktu nanti masih diatur,” lanjutnya.

Terkait pemilihan Balaikota sebagai tempat rapid test, kata Oded, karena tempatnya yang cukup strategis dan cukup jauh dari pemukiman warga.

Lebih jauh Oded juga menegaskan, pihaknya ingin segera menyelesaikan permasalahan penyebaran Covid-19 ini, salah satu upaya melalui rapid test massal.

“Dan jangan sampai ada tuntutan serupa saat kita melaksanakan rapid test, karena pada prinsipnya tes ini digelar guna menyelesaikan permasalahan penyebaran Covid-19 di Kota Bandung,” tegasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Wabah DBD Bangladesh Makin Parah, 42.590 Dirawat dan 117 Lainnya Meninggal Dunia

Senin, 07 September 2026 | 12:27

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun di 2027

Senin, 07 September 2026 | 12:14

Public Expose Live 2026, 45 Emiten Siap Buka Kinerja dan Prospek Usaha

Senin, 07 September 2026 | 12:04

Kini Giliran Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 07 September 2026 | 11:53

Komisi VIII DPR Desak Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:41

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

Senin, 07 September 2026 | 11:33

Harga Minyak Naik Lagi Sentuh Level 96 Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:25

Ombudsman Soroti Peredaran Narkoba dan Pungli di Lapas

Senin, 07 September 2026 | 11:21

Cadangan Devisa RI Agustus 2026 Capai Rp2.582 Triliun, Naik 1,2 Miliar Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:19

Belanja Mitigasi Jadi Investasi Hadapi Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:12

Selengkapnya