Berita

Kabupaten Sumedan butuh tambahan APD/Net

Nusantara

Miris, Saat Jumlah ODP Di Sumedang Meningkat, APD Justru Sulit Didapat

KAMIS, 02 APRIL 2020 | 18:37 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kabupaten Sumedang saat ini tengah berjuang menghadapi wabah virus corona atau Covid-19 yang semakin tinggi, seiring dengan bertambahnya Orang Dalam Pemantauan (ODP) karena warga perantau yang mulai pulang kampung.

Begitu dikatakan, Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (2/4).

“Sejak sebulan terakhir jumlahnya bergerak mencapai 2.000 orang,” ujar Bupati Sumedang, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.


Dampaknya, Dony meminta bantuan pemenuhan alat perlindungan diri (APD) bagi tenaga medis di wilayahnya yang tengah menangani pasien Covid-19. Pasalnya, saat ini tenaga medis di Sumedang mulai kekurangan APD.

“Saya mengecek kesiapan alat perlindungan diri (APD), alat-alat kesehatan, dan tempat isolasi pandemik Covid-19. SOP di IGD perlindungan tenaga medisnya disamakan dengan yang ruang isolasi. Untuk APD tersedia hanya sampai 2 minggu,” papar Dony.

Hal itu terungkap dari hasil konsolidasi pihaknya dengan tenaga medis dan administrasi RSUD Sumedang dalam rangka memotivasi dan mengoptimalkan perlindungan terhadap tenaga medis.

Bahkan untuk ketersediaan masker hanya dapat memenuhi untuk 4 hari ke depan saja. Saat ini Dony mengakui kesulitan untuk mendapatkan dua kebutuhan utama para petugas medis tersebut.

“Di pasaran sangat sulit dicari, RSUD sedang terus mencarinya. Kalau ada yang memiliki akses untuk mendapat barang tersebut bisa disampaikan kepada RSUD/ Dinkes,” pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Wabah DBD Bangladesh Makin Parah, 42.590 Dirawat dan 117 Lainnya Meninggal Dunia

Senin, 07 September 2026 | 12:27

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun di 2027

Senin, 07 September 2026 | 12:14

Public Expose Live 2026, 45 Emiten Siap Buka Kinerja dan Prospek Usaha

Senin, 07 September 2026 | 12:04

Kini Giliran Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 07 September 2026 | 11:53

Komisi VIII DPR Desak Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:41

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

Senin, 07 September 2026 | 11:33

Harga Minyak Naik Lagi Sentuh Level 96 Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:25

Ombudsman Soroti Peredaran Narkoba dan Pungli di Lapas

Senin, 07 September 2026 | 11:21

Cadangan Devisa RI Agustus 2026 Capai Rp2.582 Triliun, Naik 1,2 Miliar Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:19

Belanja Mitigasi Jadi Investasi Hadapi Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:12

Selengkapnya