Berita

Said Didu/Net

Politik

DAMPAK COVID-19

Hitungan Sederhana Said Didu, Jokowi Akan Tambah Utang Sekitar Rp 3.500 Triliun

RABU, 01 APRIL 2020 | 13:52 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Presiden Joko Widodo menyiapkan anggaran untuk mengatasi wabah virus corona (Covid-19) melalui APBN 2020 sebesar Rp. 405,1 triliun.

Jokowi juga menaikkan defisit APBN 2020 hingga 5,07 persen dari produk domestik bruto (PDB) selama tiga tahun (2020-2022), dan kembali ke 3 persen pada tahun 2023-2024.

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, M. Said Didu mengatakan, itu artinya pemerintah akan menambah utang sekitar Rp. 3.500 triliun selama lima tahun ke depan.


"Sehingga total tambahan utang selama dua priode (Jokowi) Rp. 7.500 triliun," ucap Said Didu, Rabu (1/4).

Sebagai informasi, lanjut dia, utang pemerintah sejak bangsa ini merdeka sampai 2014, hanya sekitar Rp 2.500 triliun.

Dengan demikian, alokasi anggaran untuk mengatasi dampak Covid-19 tahun 2020 sebesar Rp. 405 triliun, berasal dari tambahan utang.

"Tambahan utang tahun 2020 sekitar Rp 800 triliun dengan menaikkan rasio utang dari maksimum 3 pesen menjadi 5,07 persen dari PDB tahun 2020-2022 dan kembali maksimum 3 persen thn 2023-2024, dan akan dibuat Perppu tentang hal tersebut," tutup Said Didu.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya