Berita

Petugas Pemrov DKI sedot genangan di underpass Kemayoran/RMOL

Nusantara

Meski Tanggung Jawab Pusat, Pemprov DKI Tetap Turun Tangan Sedot Banjir Underpass Kemayoran

MINGGU, 02 FEBRUARI 2020 | 15:48 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Hujan yang mengguyur Ibukota sejak dini hari mengakibatkan underpass Kemayoran kembali banjir dengan ketinggiannya diperkirakan mencapai 4 meter.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta Saefullah, sesuai instruksi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dengan sigap langsung mendatangi lokasi banjir di underpass Kemayoran yang sesungguhnya tanggungjawab berada di tangan Pemerintah Pusat.

"Ini kan memang otoritas tanggung jawan dari PPK (Pusat Pengelola Komplek) Kemayoran tapi karena terkait kewilayahan kita partisipasi," ujarnya Minggu (2/2).


Melihat kejadian yang terus berulang, dirinya menyarankan PPK Kemayoran untuk mengevaluasi sistem Drainase.

"Pompa di bawah harus dihitung ulang kapasitasnya harus diitung debit airnya. Saya rasa harus dilebihkan kapasitasnya," jelas Saefullah.

Tak hanya itu mantan Walikota Jakarta Pusat ini juga mengusulkan perbaikan infrastruktur di underpass Kemayoran yang berfokus pada perbaikan saluran.

Pemprov DKI menerjunkan Petugas Pemadam Kebakaran dan juga petugas gabungan dari Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Pusat dan juga Jakarta Utara untuk membantu pengeringan Underpass Kemayoran ini.

Nantinya mereka ditugaskan bekerja selama 24 jam secara shifting untuk menyedot air dengan menggunakan pompa.
 
"Saya sudah minta pak Lurah, Pak Camat, Damkar kita untuk lakukan ini. Jangan menunggu, kerjakan saja secepatnya cepatnya. Usahakan bisa kering karena ini dibutuhkan warga juga," pungkas Saefullah.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya