Berita

Banir di Surabaya pada Jumat malam (31/1)/Net

Nusantara

DPRD Surabaya Sudah Pernah Ingatkan Soal Banjir, Tapi Tak Diindahkan Pemkot

MINGGU, 02 FEBRUARI 2020 | 00:43 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebelum terjadi banjir atau diistilahkan genangan di beberapa titik di Kota Surabaya, Jumat malam (31/1), sebenarnya pihak legislator Yos Sudarso sudah mengingatkan Pemerintah Kota Surabaya terkait penutup saluran yang hampir semuanya dibikin permanen. Sayangnya saran tersebut tidak digubris.

Parahnya lagi, Pemkot Surabaya malah tancap gas dengan mempercantik penutup saluran itu dengan memasang ubin yang bercorak warna-warni.

“Mulai tahun 1990 memang sudah terjadi banjir, kita bersama-sama mencari jalan keluarnya. Lah kemarin sudah diingatkan terutama cipta karya. Kalau got itu terbuka dan tersumbat kita bisa melihat, biar gampang menyelesaikannya. Tetapi kalau dikunci dari dalam, bagaimana melihatnya,” tandas Wakil Ketua DPRD Surabaya, AH Thony, kepada Kantor Berita RMOLJatim, Sabtu (1/2).


Ditambahkan Thony, proyek box culvert yang dilakukan Pemkot Surabaya bukan berarti dapat mencegah banjir jika pengerjaannya asal-asalan.

“Jangan kemudian berpikir box culvert menjadi satu solusi, pembangunan gorong-gorong lebih cepat tetapi itu malah sebagai hambatan, sumbatan,” imbuh Thony.

Tak hanya itu, lanjut politikus Partai Gerindra ini, pembangunan gorong-gorong selama ini dikebut secara asal-asalan.

Pemkot Surabaya, kata dia, tak pernah memperhitungkan ke arah mana aliran air itu.

“Tidak sekadar pemeliharaan. Ada beberapa tempat terjadi genangan. Ini adalah cipta karya pihak yang dihitung secara teknis dengan jeli. Kalau aliran air tidak dipetakan dengan tepat kajian elevasinya, bagaimana proyek gorong bisa mengatasi debit air hujan,” pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya