Berita

Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo/RMOLJateng

Nusantara

Walikota Solo: Tak Perlu Cemas Soal Virus Corona

MINGGU, 02 FEBRUARI 2020 | 00:09 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, mengimbau masyarakat tidak khawatir terkait virus corona yang belakangan ini menjadi pemicu kecemasan di masyarakat luas.

Menurut Rudi, masyarakat hanya perlu waspada dan dalam kesehariannya tetap menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitarnya, termasuk kesehatan ternak milik warga.

"Nggak perlu khawatir virus corona, tapi masyarakat harus tetap waspada," jelas Rudi,  Sabtu sore (1/2), dikutip Kantor Berita RMOLJateng.


Sementara itu terkait adanya puluhan TKI yang saat ini sedang berada di China ada yang terpapar virus corona, Rudi mengaku belum ada laporan jika ada dari mereka yang berasal dari Kota Solo.

Seandainya itu benar, pasti pemerintah pusat akan sampaikan pada pemerintah setempat.

"Nantinya jika (TKI) dievakuasi, pasti pemerintah Indonesia menyiapkan peralatan untuk melakukan pengecekan terhadap kesehatan para TKI," tegas Rudi.

Senada dengan Rudi, Kepala Seksi (Kasi)  Penempatan Kerja dan Transmigrasi Disdagnakerkop UKM Kabupaten Karanganyar, Sri Suryatin, menyebut sejauh ini belum menerima kabar ada TKI asal Karanganyar yang terindikasi virus corona.

"Sampai saat ini, kami belum menerima informasi dan laporan, apakah mereka terdampak virus corona atau tidak,” terangnya.

Meski demikian, pihaknya terus melakukan pemantauan. Baik melalui keluarga maupun pemerintah pusat.

Selain memantau TKI asal Karanganyar yang berada di luar negeri, Disdagnakerkop UKM juga melakukan pemantauan terhadap tenaga kerja asing (TKA) yang bekerja di sejumlah perusahaan di Karanganyar.

"Sebanyak 12 TKA yang menetap dan bekerja di Karanganyar kita pantau terus. Untuk  pemantauan kesehatan, kita berkoordinasi dengan Dinkes Karanganyar," pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya