Berita

Legal Officer PT Bahana Prima Nusantara/RMOL

Nusantara

Tidak Terima Disebut Kontraktor Abal-abal, PT. Bahana Prima Nusantara Somasi PSI

KAMIS, 23 JANUARI 2020 | 20:10 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tidak Terima disebut kontraktor tidak jelas oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI), PT. Bahana Prima Nusantara (BPN) akhirnya buka suara.

Partai asuhan Grace Natalie itu menilai alamat Kantor PT Bahana Prima tidak jelas, lantaran berada di sebuah gang di kawasan permukiman.

Bahkan, mereka mengaku menemukan PT Bahana Prima menyewa kantor visual yang berlokasi di Jalan Nusa Indah No. 33, Ciracas, Jakarta Timur sesuai dengan alamat yang tercantum di website lpse.jakarta.go.id.


Legal Officer PT Bahana Prima Nusantara, Abu Bakar Lamatapo menegaskan pernyataan PSI tidak benar. Untuk itu, pihaknya pun melayangkan somasi.

"Anggota Dewan PSI itu hanya lihat dan andalkan google maps dan langsung statemen, ini yang kami sayangkan, kita akan ajukan somasi kepada yang bersangkutan," kata Abu saat memberikan keterangan pers di Penang Bistro, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (23/1).

Abu menjelaskan, PT. Bahana Prima Nusantara menjadikan kantor yang berada di Ciracas itu sebagai kantor virtual semata. Sedangkan, untuk kantor operasional resminya berada di Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Untuk itu Abu menegaskan jika somasi dari pihaknya tidak direspon, maka tidak menutup kemungkinan pihaknya akan mengajukan langkah hukum lebih lanjut.

"Selanjutnya soal somasi, itu tidak cukup, namanya juga peringatan, kalau tidak diindahkan tentu ada langkah hukum," pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya