Berita

Fachrul Razi di UIN Jakarta/RMOL

Nusantara

Menteri Agama: Tidak Ada Penghapusan Pasal Sertifikasi Halal

KAMIS, 23 JANUARI 2020 | 12:52 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Penghapusan sertifikasi halal sebagaimana tertuang pada Pasal 552 dalam draft RUU Omnibus Law Penciptaan Lapangan Kerja yang beredar dan belum disahkan, dipastikan tidak ada wacana tersebut.

Begitu ditegaskan Menteri Agama RI Fachrul Razi kepada wartawan di kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten, Kamis (23/1).

"Oh endak, endak pernah ada penghapusan (sertifikasi halal)," tegas Fachrul.


Jenderal TNI (Purn) itu menuturkan, dalam draft RUU yang turunannya mengatur soal peredaran barang hingga sertifikasi halal itu bukan dihapus. Melainkan, kata dia, untuk membatasi tenggat waktu sertifikasi halal.

"Endak pernah ada penghapusan. Kita batas waktu supaya ada kepastian jangan sampai kejadian yang lalu-lalu," tuturnya.

Diuraikan Fachrul, sebelum-sebelumnya persoalan sertifikasi halal acap kali lamban penangannnya. Karena itu, dibutuhkan kepastian dalam sertifikasi suatu produk tersebut.

"Kalau ngomong mana sertifikatnya? Masih dalam proses, masih dalam proses, (saya) engak suka itu! (Harus) ada kepastian semua," tandasnya.

Berdasarkan draft RUU Omnibuslaw Penciptaan Lapangan Kerja yang beredar di kalangan wartawan, Pasal 552 menyebutkan akan menghapus sejumlah pasal. Beberapa diantaranya di UU Jaminan Halal yakni Pasal 4, Pasal 29, Pasal 42, Pasal 44.

Pasal 4 UU Jaminan Halal mewajibkan semua produk yang beredar di Indonesia wajib bersertifikat halal. Kemudian, masih ada puluhan pasal lainnya yang masuk dan dinyatakan dihapus.

Namun, DPR menyebut draft resmi RUU itu belum diterima hingga saat ini.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya