Berita

Pengrajin barongsai/Repro

Nusantara

Pengrajin Barongsai Panen Rezeki Jelang Tahun Baru Imlek

SELASA, 21 JANUARI 2020 | 22:17 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Masyarakat Tionghoa di Indonesia akan merayakan tahun baru Imlek pada Sabtu pekan ini (25/1). Tahun ini, masyarakat Tionghoa menyambut tahun tikus logam.

Salah satu ornamen yang tidak pernah absen dalam perayaan Imlek adalah barongsai.

Pengrajin barongsai di Kabupaten Kudus kebanjian pesanan menjelanga tahun baru Imlek. Bahkan, lonjakan pesanan mencapai 50 persen.


"Jelang Imlek seperti ini meningkat sekitar 50 persen," kata salah satu pengrajin, Alvis Rezando dilansir dari Kantor Berita RMOL Jateng, Selasa (21/1).

Pengrajin asal Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati itu mengaku, setiap satu barongsai dijual dengan harga Rp 6 juta. Permintaan tidak hanya datang dari daerah di Pulau Jawa, tetapi juga luar Jawa.

"Seperti Pontianak. Medan juga ada," katanya.

Untuk proses pembuatan, dia membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua pekan. Tergantung motif pesanan.

Motifnya pun tidak lagi tradisional, tetapi juga dikembangkan pada motif kontemporer. Misalnya motif transformers, spiderman, dan juga kreasi sendiri.

Kata dia, beberapa bahan pembuatan barongsai masih harus didapat dari impor. Seperti bulu domba, dan juga bulu kelinci.

Sedangkan tahapan untuk pembuatannya, pertama yakni merangkai rangka barongsai. Kemudian ditempel kertas, pengecatan, dan terakhir pemasangan asesori.

"Ukurannya berdiameter 145 centimeter," demikian Alvis.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya