Berita

DWS/Net

Nusantara

Mengenal DWS, Sistem Peringatan Dini Banjir Dari Jepang Yang Dinyinyiri

MINGGU, 19 JANUARI 2020 | 09:23 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Belajar dari pengalaman banjir yang terjadi di awal 2020, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta menganggarkan alat komunikasi Disaster Warning System (DWS) sebesar Rp 4 miliar.

DWS menerapkan sistem peringatan dini dari Jepang yang bisa menjangkau seluruh warga, bahkan warga yang tidak terpapar teknologi. Sehingga, memungkinkan warga dapat menyelamatkan diri sebelum bencana terjadi.

Namun sejumlah pihak seakan kembali memanfaatkan pembelian kali ini sebagai celah untuk menyerang dan menyinyiri Pemprov DKI khususnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan


DWS merupakan sistem peringatan dini bencana yang diberikan kepada warga di sejumlah titik. DWS adalah salah satu cara yang dilakukan BPBD Provinsi DKI Jakarta untuk memberikan informasi siaga bencana kepada warga, selain penyebaran informasi melalui media sosial maupun SMS broadcast kepada Camat dan Lurah hingga warga.

"DWS ini akan memberikan informasi berupa suara petugas BPBD, yang dapat menjangkau hingga radius 500 meter. DWS ini akan beroperasi jika tinggi muka air telah berada pada Siaga 3,” jelas Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Provinsi DKI Jakarta,M. Ridwan, Jumat (17/1) lalu.

Penganggaran DWS ini merupakan keberlanjutan dari hibah yang diberikan oleh Jepang melalui Japan Radio.Co (JRC) kepada Pemprov DKI Jakarta pada tahun 2014, meliputi 10 Broadcasting Warning Station untuk teknologi IP Radio dan 5 Broadcasting Warning Station untuk teknologi VHF Digital Radio yang diletakkan di sejumlah wilayah yakni Jakarta Selatan di Ulujami dan Petogogan; Jakarta Barat di Rawa Buaya; serta Jakarta Timur di Kampung Melayu dan Bidara Cina.

Selanjutnya, pada 2019, BPBD Provinsi DKI Jakarta telah menganggarkan 9 alat DWS, yang tersebar di 9 titik, yakni Jakarta Barat di Kapuk dan Kembangan Utara; Jakarta Selatan di Cipulir, Pengadegan, Cilandak Timur, dan Pejaten Timur; serta Jakarta Timur di Cawang, Cipinang Melayu, dan Kebon Pala. Sehingga, total ada 14 alat DWS yang telah dipasang.

Ridwan menambahkan, untuk tahun 2020, BPBD Provinsi DKI Jakarta menganggarkan 6 alat DWS yang rencananya akan diletakkan di 6 titik, meliputi Bukit Duri, Kebon Baru, Kedaung Kali Angke, Cengkareng Barat, Rawa Terate, dan Marunda.

“Lokasi ini sifatnya masih tentatif, akan kami pasang di tahun 2020 ini," sambungnya.

Diharapkan, dengan adanya alat peringatan dini berupa DWS ini, dapat membuat masyarakat semakin siaga terhadap bencana.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya