Berita

Jaya Suprana/Net

Nusantara

Jaya Suprana Khawatir Heboh Keraton Cuma Pengalihan Fokus

JUMAT, 17 JANUARI 2020 | 21:02 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Heboh munculnya keraton atau kerajaan belakangan ini, jangan sampai mengalihkan fokus pada isu penting di Indonesia.

Kekhawatiran tersebut diungkapkan budayawan, Jaya Suprana dalam talkshow Soal Kerajaan Abal-Abal di TV One, Jumat (17/1).

"Saya khawatirkan, jangan sampai peristiwa keraton mengalihkan fokus bangsa Indonesia kepada hal yang lebih siginifikan kepada bangsa ini," ujar Jaya.


Masyarakat Indonesia tengah dihebohkan dengan kemunculan kerajaan atau keraton yang mengklaim pewaris kekuasaan dunia.

Salah satunya, Keraton Agung Sejagat yang mengklaim sebagai penerus dari Kerajaan Majapahit. Belakangan, raja keraton itu ditangkap polisi karena diduga melakukan penipuan pada pengikutnya.

Bagi Jaya, banyak isu yang lebih penting diperhatikan jalan dan solusinya. Salah satunya, adalah kasus korupsi yang semakin 'wah' kerugian negara yang harus ditanggung.

"Belakangan ini ada kasus korupsi, saya tidak menyebutkan nama atau apapun, yang jumlahnya bukan lagi miliar, triliun bahkan puluhan triliun," jelasnya.

Sehingga, dia mengajak masyarakat untuk menyimak kemunculan keraton itu sebagai hiburan sembari melihat kondisi bangsa ke depan.

"Anggap saja ini hiburan, supaya tidak terkena tipu daya gunakanlah akal sehat," pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya