Berita

Keranjinan Tangan Noken Khas Papua/Net

Nusantara

Olahan Mama Mama Papua Untuk Persiapan PON 2020

KAMIS, 16 JANUARI 2020 | 08:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Papua akan menjadi tuan rumah PON 2020. Kesiapan Papua telah terlihat di berbagai sektor. Tak terkecuali Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi Papua, yang menggerakkan perempuan-perempuan di Kabupaten Papua untuk membuat kerajinan khas Papua atau juga hasil pertanian.
 
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi Papua, Anike Rawar, mengatakan pihaknya sudah menyuarakan 29 kota dan kabupaten untuk mempersiapkan noken. Peran warga sangat dibutuhkan karena noken dibuat tanpa bantuan mesin.

Noken (tas rajut) merupakan salah satu warisan budaya tak berbenda yang terdaftar di Unesco. Benda tersebut bakal menjadi salah satu oleh-oleh khas Papua pada pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 Oktober mendatang.
 

 
“PON ini, kami perlu noken yang banyak kepada perempuan Papua, yang merajut noken dengan tangan tanpa memakai alat canggih dapat merajut noken sebanyak mungkin dengan tulisan PON XX Papua,” kata Anike, Rabu (15/1).

“Siapkan sebanyak mungkin, nanti kami akan beli. Karena nanti, di dalam noken tersebut berisikan kopi, coklat dan sagu. Ini adalah hasil olahan mama-mama kita Papua," tambahnya.
 
Anike juga berharap, perempuan-perempuan Papua dapat mengelola hasil buminya dengan baik agar dapat dimanfaatkan untuk mendukung penyelenggaraan PON 2020 .
 
“Yang masih bisa berkebun, hasil kebunnya nanti akan dibeli oleh pihak event organizer yang menangani makanan,” ujarnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya