Berita

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Suharso Monoarfa/Net

Nusantara

Perpres Badan Otorita Ibu Kota Negara Selesai Tinggal Diteken Jokowi

KAMIS, 16 JANUARI 2020 | 06:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Persiapan pembangunan ibu kota baru semakin matang saja. Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Badan Otorita Ibu Kota telah rampung. Lewat aturan tersebut, Badan Otorita akan dibentuk dan mempersiapkan pembangunan ibu kota.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Suharso Monoarfa, mengatakan payung hukum tersebut akan terbit usai diteken Jokowi.  

"Sudah selesai, nanti sebentar lagi bisa di-launch," ujar Suharso di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (15/1), usai mengikuti rapat terbatas (ratas) yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi).


Suharso menjelaskan badan otorita nantinya memiliki kedudukan setingkat kementerian. Kerja Badan Otorita Ibu Kota dapat melibatkan semua kementerian/lembaga.

"Kira-kira menyerupai Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi Aceh-Nias," jelasnya.

Badan Otorita memiliki masa kerja hingga pembangunan ibu kota baru selesai. Selanjutnya, badan tersebut akan digantikan oleh pemerintahan yang dibentuk di provinsi ibu kota baru. Ibu kota baru akan menjadi provinsi dengan status daerah khusus seperti DKI Jakarta.

"Badan Otorita ini akan berakhir dengan terbentuknya pemerintahan di provinsi (ibu kota baru) tersebut," terang Suharso.

Mengenai besarnya pembiayaan persiapan ibu kota baru, Suharso menyebut setidaknya butuh sekitar Rp100 triliun untuk pembangunan istana, DPR, MPR, perumahan untuk anggota DPR/MPR/DPD, perkantoran pemerintahan, serta infrastruktur dasar yang seharusnya sudah ada sebelum pemindahan.

Infrastruktur dasar itu seperti kesediaan air, jalan raya, jalan akses, feeder,  dan lainnya.

Untuk dananya sendiri Suharso menyebut  berasal dari APBN dibantu dengan pihak swasta.  

"Uangnya menggunakan APBN, tapi swasta juga tertarik seperti Softbank, kemudian dari MBZ (Sheikh Mohammed bin Zayed) juga, Amerika Serikat ada juga yang tertarik, Inggris, Jerman juga, ya masing-masing dengan kapasitas dan teknologi yang ditawarkan," jelas Suharso.

Mengenai siapa yang akan memimpin Badan Otorita Ibu Kota, Suharso belum mau menjelaskan. Ia mengatakan pemerintah masih fokus merancang kelembagaan Badan Otorita Ibu Kota. Tentunya sosok berlatar belakang profesional yang akan memimpin lembaga baru tersebut.

Dalam kunjungannya ke Abu Dhabi, Jokowi telah meminta Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohammed bin Zayed (MBZ) menjadi dewan pengarah dalam membangun ibu kota baru.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya