Berita

Kamboja/Net

Nusantara

Tantangan Buat Yang Ingin Belajar Jurnalis Dari Dubes AS Di Phnom Penh

SABTU, 11 JANUARI 2020 | 10:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Untuk  yang ingin menekuni dunia jurnalistik, ada tawaran yang sangat menarik, yaitu beasiswa belajar jurnalistik di Kamboja. Tawaran ini berlaku untuk orang muda di Asean dan Timor Leste.

The International Center for Journalists (ICFJ) bekerja sama dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Phnom Penh menyelenggarakan workshop jurnalistik singkat.

Kegiatan yang berfokus pada blogging, jurnalisme warga (citizen journalism), dan berita berbasis fakta ini akan diselenggarakan di Phnom Penh, Kamboja, pada 29 April-3 Mei 2020.


Bagi yang tertarik harus segera melayangkan pendaftarannya karena kegiatan pelatihan ini hanya untuk 60 orang saja, yang berasal dari negara-negara Asia Tenggara dan Timor Leste.

Melalui beasiswa pelatihan ini, peserta akan mendapatkan pemahaman praktis mengenai jurnalisme warga, serta keterampilan dan sumber daya dibutuhkan untuk menghasilkan berita berkualitas berbasis fakta.

Peserta wajib mengikuti sesi informasi dan seminar untuk membahas topik utama dan memfasilitasi diskusi antara peserta dan pemberi materi. Topik-topik yang akan dibahas seperti Understanding citizen journalism and the free flow of information, Ethical and newsworthy reporting, Raising public awareness about citizen journalism, dan Resources for citizen journalists.

Pada akhir pelatihan, peserta berkesempatan mempraktekkan kemampuan jurnalistik di Kota Siem Reap, Kamboja, untuk menghasilkan berita menarik berdasarkan fakta.

Terdengar sangat menarik dan penuh tantangan. Program ini bersifat fully funded, artinya seluruh biaya perjalanan, akomodasi dan kegiatan program ditanggung sepenuhnya oleh Departemen Luar Negeri Amerika Serikat.  

Cakupan beasiswa
1. Biaya perjalanan keseluruhan
2. Penginapan dan makanan
3. Seluruh biaya kegiatan program

Persyaratan
1. Mampu berkomunikasi dalam bahasa Inggris

2. Tinggal pada negara anggota ASEAN (termasuk Indonesia) dan Timor-Leste
3. Mendaftarkan diri sebagai anggota YSEALI pada website berikut: https://asean.usmission.gov/yseali/. Masukkan data pada kolom Connect with YSEALI, kemudian klik tulisan JOIN YSEALI

4. Berusia antara 25 s/d 35 tahun pada saat pelaksanaan workshop

5. Memiliki pengetahuan, pengalaman atau sedang mengejar karir di bidang jurnalistik, komunikasi, jurnalisme warga, blogging

Dokumen yang dibutuhkan
1. Membuat statement of interest menjelaskan tentang “why you wish to participate in the program, what you hope to gain from the program, and how you will use this experience and newly acquired skills to advance dialogues about the importance of transparency, accountability, and good governance”. Panjang tulisan tidak lebih dari 500 kata.

2. Satu proposal berisi sebuah cerita yang akan kamu hasilkan dengan menggunakan pelajaran/materi yang dapat diambil dari workshop (panjang tulisan tidak lebih dari 500 kata)

3. Resume/Curriculum Vitae (CV) terbaru

4. Salinan paspor yang valid untuk mendaftar Workshop Jurnalistik di Kamboja, peserta dapat mengisi formulir pendaftaran online pada link berikut: https://www.tfaforms.com/4768916.

Batas waktu pendaftaran sampai dengan 12 Januari 2020 pkl 11.59 WIB.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya