Berita

Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman saat meninjau lokasi pergeseran tanah/RMOL

Nusantara

Tinjau Lokasi Pergeseran Tanah, Plt Bupati Cianjur Instruksikan Antisipasi Potensi Bencana

SABTU, 11 JANUARI 2020 | 02:44 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pelaksana tugas (Plt) Bupati Cianjur Haji Herman Suherman meninjau langsung posko pengungsian warga terdampak pergeseran tanah di Kampung Cibadak, Desa Sukamahi, Sukaresmi, Cianjur, Jumat (10/1).

"Saya sudah menginstruksikan sejak awal agar semua pihak terkait, sigap menghadapi ancaman bencana. Alhamdulillah, di sini warga segera dievakuasi ketika melihat ada kemungkinan bencana," kata Haji Herman di lokasi.

Dalam peninjauan ini, Haji Herman didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur Dedi Supriyadi, Camat Desa Sukaresmi, dan Kepala Desa Sukamahi.


“Terima kasih juga untuk semua pihak dan warga yang sudah kooperatif untuk proses antisipasi dampak bencana ini. Saya sangat fokuskan pada pencegahan bencana jangan sampai ada kerugian untuk warga apalagi korban jiwa," katanya.

Haji Herman juga menyerahkan langsung paket sembako dan logistik persiapan bencana untuk warga terdampak. Bantuan berupa pangan, tenda, serta keperluan balita  disiapkan untuk memenuhi kebutuhan di posko pengungsian.

Berdasarkan keterangan Camat Desa Sukaresmi Firman Edi, tercatat ada 47 rumah dari 51 Kepala Keluarga (KK) yang terancam dampak dari pergeseran tanah ini.

"Seluruh paket sembako dan logistik ini kami terima dan akan langsung diserahkan kepada warga yang sedang dalam pengungsian," imbuhnya.

Pergerakan tanah, pertama kali diketahui Sabtu (4/1) di areal persawahan warga. Lokasi retakan di areal pesawahan yang berada di atas perkampungan penduduk. Aparat desa dan dibantu BPBD Cianjur segera melakukan gerak cepat untuk mengantisipasi terjadinya dampak yang lebih parah dan mengevakuasi para warga.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya