Berita

Citra Satelit, Titik Bencana Bisa Terpantau/Net

Nusantara

LAPAN Rilis Citra Satelit Untuk Ketahui Titik Bencana

JUMAT, 10 JANUARI 2020 | 13:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) mengeluarkan informasi data satelit penginderaan jauh titik bencana longsor di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kepala Bidang Diseminasi Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh LAPAN M Priyatna di Jakarta, Jumat (10/1), mengatakan, informasi longsor berbasis data satelit penginderaan jauh tersebut diperoleh dengan menggunakan data unmanned aerial vehicle (UAV).

Lapan melakukan perekaman data satelit terkait kondisi lokasi bencana di Sukajaya pada 7 Januari 2020, dan hasil analisa menunjukkan terdapat 20 titik lokasi bangunan rusak dan lima titik lokasi jalan yang mengalami kerusakan.


Dengan menggunakan teknologi penginderaan jauh (inderaja) dan Sistem Informasi Geografis untuk interpretasi citra satelit, diharapkan penyusunan peta rentan bencana alam longsor mampu memberikan informasi potensi daerah rawan bencana alam longsor di Bogor.

Sebelumnya, Lapan juga sudah mengeluarkan informasi genangan banjir berbasis data satelit penginderaan jauh untuk wilayah Provinsi Banten dan sekitarnya, serta Kabupaten Karawang dan sekitarnya. Untuk mendeteksi banjir tersebut, Lapan menggunakan citra Sentinel-1 pada sebelum dan setelah kejadian.

Terlihat dari data citra satelit tersebut wilayah terluas yang terdampak banjir adalah Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi.

Sedangkan di Banten, bencana menyebar di Kabupaten Pandeglang, Kota Serang, Kabupaten Serang, Kota Cilegon, Kabupaten Lebak, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan.

Lapan juga mengeluarkan data satelit titik banjir di DKI Jakarta tanggal 2 Januari 2020, dan terlihat hampir di sejumlah wilayah DKI Jakarta terdapat genangan, tampak Jakarta Utara dan Jakarta Pusat terbanyak ditutupi warna biru yang berarti genangan banjir.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya