Berita

Sekjen KPA, Dewi Kartika/RMOL

Nusantara

KPA: Sepanjang 2019, Ada 109 Ribu Keluarga Terdampak Konflik Agraria

SENIN, 06 JANUARI 2020 | 14:54 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat konflik agraria yang terjadi sepanjang tahun 2019, berdampak kepada 109.042 keluarga di 420 desa, dan lebih banyak daripada tahun 2018 lalu.

Hal ini disampaikan Sekretaris Jenderal KPA, Dewi Kartika dalam acara peluncuran "Catatan Akhir Tahun 2019 KPA, Dari Aceh Sampai Papua: Urgensi Penanganan Konflik Agraria Struktural dan Jalan Pembaruan Agraria ke Depan", di Cemara 6 Galeri Museum, Jalan Hos Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (6/1).

Dewi mengatakan, jumlah tersebut berasal dari 279 urusan konflik agraria dengan luasan wilayah konflik mencapai 734.239,3 hektar.


"Dibandingkan dengan tahun lalu dari 410 kejadian konflik agraria memang terjadi penurunan. Akan tetapi, jika dilihat dari sisi luasan wilayah yang terdampak konflik, dan jumlah keluarga yang mengalami terjadi peningkatan," ucap Dewi.

Selain itu, eskalasi kekerasan yang terjadi di dalam konflik agraria 2019 juga meningkat.

"Kami juga mencatat sepanjang 2019, terjadi brutalisme aparat di wilayah konflik agraria. Sungguh disayangkan, menjadi pertanda buruk penanganan penyelesaian konflik agraria di tahun 2019," ujar Dewi.

"Mengapa konflik agraria sepanjang 2019 tetap terus, sementara pemerintahan saat ini sedang menjalankan agenda besar dalam konteks reformasi agraria dan penyelesaian konflik," demikan Dewi berheran.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya