Berita

Rubicon Bupati Karanganyar harus ditarik escavator untuk bisa keluar dari sungai/Repro

Nusantara

Coba Jalur Offroad, Rubicon Bupati Karanganyar Malah Nyangkut Di Kali

SABTU, 04 JANUARI 2020 | 06:49 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dalam pernyataannya sebelum mendapatkan Jeep Rubicon, Bupati Karanganyar Juliyatmono menyebut mobil dinasnya itu akan membantu dalam menjelajahi wilayah di lereng gunung dan jalanan tidak rata. Faktanya, saat dicoba melalui jalur offroad, mobil seharga Rp 1,9 miliar itu nyangkut di sungai.

Ya, mobil mewah Jeep Rubicon berwarna oranye yang jadi kendaraan dinas Bupati Karanganyar  itu terjebak di aliran sungai Tlobo. Tak jauh dari lokasi proyek pembangunan Waduk Jlantah, Desa Tlobo, Jatiyoso, Karanganyar.

Karena tak bisa bergerak, mobil tersebut akhirnya terpaksa dievakuasi menggunakan escavator. Proses penarikan mobil seharga hampir Rp. 2 miliar ini sempat menjadi tontonan masyarakat sekitar.


Salah satu pekerja proyek bernama Subroto menyebut, sebenarnya ada jalur lain yang lebih mudah untuk dilalui dengan menggunakan mobil roda empat.

Namun sebelum tiba di lokasi proyek, Bupati berkeinginan untuk mengendarai Rubicon dengan melewati sungai.

"Bupati yang mengendarai Rubicon itu sendiri. Namun justru terjebak di tengah sungai. (Mungkin) terganjal batu sungai," jelas Subroto, Jumat sore (3/1), dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

Karena tidak bisa keluar dari sungai, akhirnya pihak proyek mendatangkan escavator untuk menarik mobil hingga ke atas. Hingga akhirnya mobil bisa ditarik dan kembali melanjutkan perjalanan.

Bupati Karanganyar membenarkan video soal mobil dinasnya yang beredar di media sosial. Saat itu dirinya memang sedang mencoba jalur offroad. Namun saat melintas terganjal batuan sungai.

"Itu bukannya tidak kuat nanjak, tapi karena terganjal batu. Jika dipaksa maka gardannya kena. Jadi mobil gantung, cuma muser-muser saja," jelas Juliyatmono dalam pesan singkatnya kepada awak media.

Sebelumnya, saat ditemui di gedung DPRD beberapa waktu lalu, Juliyatmono menyebut akan menjajal mobil dinas barunya untuk mengunjungi pembanguan Waduk Jlantah di Kecamatan Jatiyoso. Lokasi waduk Jlantah medannya memang lumayan sulit.

"Dalam waktu dekat ke Waduk Jlantah. Waktu dulu ke sana lokasinya kan cekungan. Jadi memang memang medannya menantang," sebut Juliyatmono.

Wilayah Karanganyar sendiri berada di lereng Gunung Lawu. Ada banyak daerah yang letaknya di perbukitan yang cukup terjal. Dan mobil jenis Jeep Rubicon ini dirasa sangat cocok untuk mendukung kegiatan Bupati beraktivitas ke daerah-daerah.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya