Berita

Lokasi penyerangan/Net

Dunia

Taliban Serang Kantor LSM Internasional, Sembilan Orang Luka

RABU, 08 MEI 2019 | 22:34 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Taliban menyerang sejumlah kantor organisasi non-pemerintah internasional (LSM) di Kabul hari ini (Rabu, 8/5). Penyerangan memicu terjadinya ledakan besar.

Setidaknya sembilan orang terluka saat baku tembak terjadi.

Jurubicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Nusrat Rahimi mengatakan bahwa sasaran serangan itu adalah Counterpart International, sebuah LSM yang bermarkas di Amerika Serikat yang telah beroperasi di Afghanistan sejak 2005.


Kantor LSM itu terletak di dekat kantor jaksa agung di daerah Shahr-e-Naw di Kabul. Dikabarkan Al Jazeera, suara tembakan dan ledakan terdengar terdengar ketika pasukan khusus, didukung oleh penasihat dari pasukan asing, mengepung lokasi itu. Pihak berwenang menutup daerah itu ketika mereka mengirim ambulans dan truk polisi.

Rahimi mengatakan setidaknya 80 karyawan LSM diselamatkan dan pasukan keamanan sedang membersihkan bangunan lain di daerah itu.

"Dua lantai bangunan telah dibersihkan dan, untuk menghindari korban sipil, operasi dilakukan dengan hati-hati," kata Rahimi. Sementara itu, jurubicara kementerian kesehatan, Wahidullah Mayar, sembilan orang terluka dan telah dilarikan ke rumah sakit.

Belum jelas apakah ada warga negara asing di antara yang terluka.

Juru bicara Taliban Zabiullah Mujahid mengatakan kelompok itu menyerang LSM itu karena terlibat dalam kegiatan Barat yang berbahaya di Afghanistan. Namun dia tidak merinci kegiatan apa yang dimaksud.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya