Berita

Presiden Amerika Serikat Donald Trump/Net

Dunia

Trump Janji Naikkan Tarif Baru Pada Barang-barang China, Perang Dagang Belum Berakhir

SENIN, 06 MEI 2019 | 08:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Bukan Donald Trump jika tanpa kejutan. Presiden Amerika Serikat itu secara dramatis meningkatkan tekanan pada China akhir pekan kemarin (Minggu, 5/5) dengan mengumumkan bahwa dia akan menaikkan tarif Amerika Serikat atas barang-barang China senilai 200 miliar dolar AS minggu ini.

Langkah ini diambil untuk mencapai kesepakatan perdagangan dengan negeri tirai bambu itu.

Langkah ini menandai peningkatan besar dalam ketegangan perdagangan antara dua ekonomi terbesar di dunia dan pergeseran nada dari Trump, yang sebelumnya mengutip kemajuan dalam pembicaraan dengan China baru-baru ini.


Wall Street Journal melaporkan pada Minggu malam (5/5) bahwa China sedang mempertimbangkan membatalkan pembicaraan perdagangan minggu ini di Washington mengingat komentar Trump yang mengejutkan para pejabat China.

"Kesepakatan Perdagangan dengan China berlanjut, tetapi terlalu lambat, karena mereka berusaha untuk menegosiasikan kembali. Tidak! ”Kata Trump dalam sebuah cuitan di Twitter.

Dikabarkan Reuters, Trump mengatakan, tarif barang 200 miliar dolar AS akan meningkat menjadi 25 persen pada hari Jumat dari semula 10 persen. Langkah itu membalikkan keputusan yang dibuatnya pada Februari lalu untuk mempertahankannya pada tingkat 10 persen setelah kemajuan antara kedua belah pihak.

Trump juga mengatakan akan menargetkan lebih lanjut 325 miliar dolar AS barang China dengan tarif 25 persen sesegera mungkin.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya