Berita

India/Net

Dunia

Topan Tropis Fani Hantam Timur India, Dua Orang Meninggal Dunia

JUMAT, 03 MEI 2019 | 21:37 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

India dihantam salah satu badai topan terdahyat yang pernah terjadi dalam beberapa tahun terakhir pada hari ini (Jumat, 3/5). Topan tropis Fani yang membawa serta hujan deras dan angin kencang hingga kecepatan 200 km per jam menghantam bagian timur India.

Setidaknya dua orang meninggal dunia dan satu juta orang lainnya terpaksa dievakuasi untuk mencari tempat berlindung yang aman.

"Saya bisa memastikan dua kematian untuk saat ini. Seorang lelaki tua di salah satu tempat perlindungan meninggal karena (serangan) jantung. Satu lainnya keluar saat badai dan mengabaikan peringatan kita. Dia meninggal karena sebatang pohon menimpanya," kata Komisaris Bantuan Odisha, Bishnupada Sethi kepada kantor berita AFP.


Wilayah Odisha sendiri merupakan salah satu wilayah yang paling terkena dampak dari topan tersebut. Menurut Departemen Meteorologi India (IMD), topan tropis Fani menghantam pantai negara bagian Odisha sekitar pukul 8 pagi waktu setempat.

Angin kencan menumbangkan tiang listrik di ibu kota negara bagian, Bhubaneswar, tempat pemerintah telah memerintahkan bandara untuk tetap tutup. Sekolah dan kampus di Odisha juga ditutup.

Ratusan personel manajemen bencana dikerahkan di negara bagian. Dokter dan staf medis lainnya pun diharuskan menunda cuti sampai 15 Mei.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya