Berita

Donald Trump di KTT Hanoi/Net

Dunia

Kim Jong Un: Sikap AS Tentukan Masa Depan Perdamaian Semenanjung Korea

JUMAT, 26 APRIL 2019 | 23:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat menunjukkan itikad yang buruk dalam pembicaraan dengan Korea Utara pada KTT Hanoi Februari lalu.

Begitu kata Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un saat pertemuan puncak dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pekan ini.

Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) pada Jumat (26/4) merilis laporan bahwa pada pertemuan puncak pertamanya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di pelabuhan Vladivostok, Rusia timur jauh (Kamis, 25/4), Kim mengatakan, situasi di Semenanjung Korea dan wilayah itu sekarang macet dan telah mencapai titik kritis.


Pemimpin Korea Utara itu juga memperingatkan bahwa situasi mungkin akan kembali ke keadaan semula karena Amerika Serikat mengambil sikap sepihak dengan itikad buruk pada KTT Hanoi kemarin.

Trump dan Kim diketahui bertemu di Hanoi pada bulan Februari lalu tetapi pembicaraan berakhir tiba-tiba tanpa ada kesepakatan dibuat.

Trump menuduh Korea Utara menuntut Amerika Serikat mencabut sanksi ekonomi secara keseluruhan. Korea Utara membantah tuduhan tersebut.

"Perdamaian dan keamanan di semenanjung Korea akan sepenuhnya bergantung pada sikap Amerika Serikat di masa depan, dan Korea Utara akan mempersiapkan diri untuk setiap situasi yang mungkin terjadi," kata Kim seperti dimuat KCNA.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya