Berita

ISIS/Net

Dunia

Siapkan Serangan Balasan Christchuch, Pria Suriah Ini Diamankan Turki

KAMIS, 25 APRIL 2019 | 07:15 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pihak berwenang Turki menangkap seorang tersangka anggota kelompok militan ISIS yang mereka yakini berencana untuk melakukan serangan pada peringatan Perang Dunia Pertama di Gallipoli.

Tersangka adalah seorang warga negara Suriah. Dia ditangkap setelah operasi polisi di Osmaniye.

Polisi Turki menuduh tersangka, yang disebutkan dalam lembar tuduhan sebagai Abdul Karim Helif yang berusia 25 tahun, merencanakan serangan itu sebagai pembalasan atas penembakan massal pada bulan Maret di masjid-masjid di Christchurch, Selandia Baru.


Dikabarkan Al Jazeera, polisi menilai ancaman itu serius tetapi tidak memberikan perincian tentang sifat serangan yang direncanakan.

Peringatan Perang Dunia Pertama di Gallipoli sendiri kerap dihadiri oleh warga Australia dan Selandia Baru. Mereka melakukan perjalanan ke Turki setiap tahun untuk upacara peringatan memperingati kampanye militer 1915 yang gagal oleh Anzac atau Korps Angkatan Darat Australia dan Selandia Baru, dan pasukan sekutu untuk mengusir pasukan Ottoman dari Gallipoli dan wilayah Dardanelles.

Tentara dari Selandia Baru, Australia, Turki dan negara-negara lain mengadakan layanan di semenanjung pada hari Rabu kemarin (24/4). Kemudian Kamis dini hari (25/4) warga Australia dan Selandia Baru mengadakan layanan fajar khusus untuk menandai pendaratan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya