Berita

Donald Trump/Net

Dunia

Demokrat Buka Lebar Opsi Pemakzulan Trump

SENIN, 22 APRIL 2019 | 07:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Para pemimpin Demokrat di Kongres Amerika Serikat membiarkan pintu terbuka untuk mengejar pemakzulan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Namun pertama-tama, mereka perlu menyelesaikan penyelidikan mereka sendiri soal apakah Trump menghalangi keadilan dalam penyelidikan Rusia yang dilakukan oleh Penasihat Khusus Robert Mueller.

Para pemimpin Partai Demokrat telah memperingatkan terhadap pemakzulan Trump hanya 18 bulan sebelum pemilihan presiden 2020.


Ketua Komite Kehakiman Amerika Serikat A. Jerrold Nadler, yang panelnya akan menjadi ujung tombak setiap proses pemakzulan, mengatakan Demokrat akan maju terus dengan penyelidikan Trump di Kongres.

"Kita akan melihat ke mana fakta-fakta membawa kita," jelasnya.

Laporan Mueller dirilis pekan ini setelah investigasi selama 22 bulan soal campur tangan Rusia dalam pemilu 2016.

Mueller mencatat bahwa Kongres memiliki kekuatan untuk membahas apakah Trump melanggar hukum, dan Demokrat mengatakan itu akan menjadi masalah diskusi dalam beberapa minggu mendatang.

"Itu akan menjadi keputusan yang sangat konsekuen dan satu saya akan menyimpan penilaian sampai kita memiliki kesempatan untuk sepenuhnya membahasnya," kata Ketua Komite Intelijen Kongres Adam Schiff.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya