Berita

Peta Tunisia dan Libya/Net

Dunia

Tunisia Stop Diplomat Bersenjata Di Perbatasan Libya

RABU, 17 APRIL 2019 | 22:14 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

 Pemerintah Tunisia menghentikan lebih dari 20 diplomat bersenjata Eropa yang berusaha menyeberang ke negara itu dari negara tetangga Libya pekan ini.

"Satu kelompok bersenjata yang terdiri dari 13 warga negara Perancis berusaha melintasi perbatasan dengan kendaraan 4x4 dengan plat nomor diplomatik di perlintasan Ras Jedir pada hari Minggu," kata Menteri Pertahanan Nasional Abdelkareem Zubaidi, seperti dimuat Al Jazeera (Rabu, 17/4).

Menurut stasiun radio Mosaique FM lokal, kelompok diplomat itu ditolak masuk ke Tunisia setelah gagal mengungkapkan keseluruhan inventaris senjata.


Menanggapi hal tersebut, Kedutaan Perancis di Tunis mengatakan, individu-individu itu adalah anggota dari detail keamanan yang melekat pada misi diplomatik Perancis di Libya yang berbasis di ibukota Tunisia.

"Mengingat situasi saat ini di Libya, salah satu perjalanan yang dilakukan kedutaan Prancis secara teratur antara Tunis dan Tripoli, dilakukan melalui jalan darat," kata kedutaan itu, tanpa menyebut ada senjata yang disita.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya