Berita

Nancy Pelosi/Net

Dunia

Kritik Trump, Ketua DPR AS: Jangan Gunakan 9/11 Untuk Serangan Politik!

MINGGU, 14 APRIL 2019 | 00:23 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ketua DPR Amerika Serikat Nancy Pelosi mengkritik Presiden Donald Trump dalam cuitan di Twitter yang menggunakan pencitraan 9/11.

"Kenangan 9/11 adalah tempat yang sakral, dan setiap diskusi tentang hal itu harus dilakukan dengan hormat," tulis Pelosi.

"Presiden seharusnya tidak menggunakan gambar 9/11 yang menyakitkan untuk serangan politik," sambungnya.


Kritik itu dilontarkan Pelosi setelah sebelumnya Trump membuat cuitan dengan video yang menunjukkan anggota Kongres Demokrat dari Minnoseta, yang merupakan seorang muslim, Ilhan Omar, menolak serangan 11 September 2001 atau dikenal juga dengan istilah 9/11.

Video itu menyiarkan cuplikan berita 9/11 dengan klip dari pidato yang disampaikan Omar bulan lalu di mana dia menggambarkan serangan teror itu sebagai "beberapa orang melakukan sesuatu".

Dalam pidato Omar kepada kelompok hak-hak sipil Muslim dan advokasi, dia mengatakan Muslim telah hidup dengan tidak nyaman menjadi warga negara kelas dua. "Terus terang, saya bosan, dan setiap Muslim di negara ini harus bosan dengan itu," kata Omar.

Anggota parlemen dari partai Republik Trump menuduh Omar meminimalkan serangan 9/11. Namun Pelosi dan kritikus Trump mengatakan dia mengambil kata-kata Omar di luar konteks untuk memicu sentimen anti-Muslim.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya