Berita

Konflik di Tripoli/Net

Dunia

Pertempuran Baru Di Tripoli, 21 Nyawa Melayang

SENIN, 08 APRIL 2019 | 23:46 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebanyak 21 orang meninggal dunia dan 27 lainnya luka-luka akibat pertempuran terbaru yang terjadi di dekat ibu kota Libya, Tripoli beberapa hari terakhir.
 
Dikabarkan BBC awal pekan ini, pertempuran terbaru pecah setelah Pasukan Nasional Libya (LNA) di bawah komando Jenderal Khalifa Haftar maju dari timur dengan tujuan mengambil alih Tripoli pekan lalu.
 
Pasukan LNA kemudian melakukan serangan multi-cabang dari selatan dan barat ibukota. Pertempuran terus berlanjut di sekitar bandara internasional yang tidak digunakan di selatan ibukota.
 

 
Perdana Menteri Libya, Fayez al-Serraj menuduh Haftar berusaha melakukan kudeta dan menegaskan bahwa pasukannya tidak akan diizinkan untuk melanjutkan langkah tersebut.
 
Sementara itu, di antara para korban meninggal dunia terbaru, satu di antaranya adalah seorang dokter Bulan Sabit Merah. Sementara itu, pasukan Jenderal Haftar mengatakan mereka telah kehilangan 14 pejuang.
 
Menanggapi situasi terbaru di Libya, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo menyerukan penghentian segera pertempuran dan menyerukan pembicaraan.
 
Sementara PBB mengatakan, seruannya untuk gencatan senjata kemanusiaan telah diabaikan dan layanan darurat mengatakan mereka tidak bisa memasuki daerah-daerah di mana pertempuran terjadi.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya