Berita

Turki/Net

Dunia

Tunda Pengiriman Perangkat F-35, AS Harus Memilih Berpihak Pada Turki Atau Teroris

KAMIS, 04 APRIL 2019 | 11:43 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat saat ini dihadapkan pada pilihan untuk berpihak pada Turki atau teroris.
 
Begitu kata Wakil presiden Turki Fuat Oktay dalam sebuah cuitan pekan ini, seperti dimuat Russia Today (Kamis, 4/4).
 
Komentar itu dibuat setelah Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence mengeluarkan ultimatum bagi Ankara untuk memilih jet F-35 Amerika Serikat daripada dari sistem S-400 Rusia.
 

 
“Amerika Serikat harus memilih. Apakah ingin tetap menjadi sekutu Turki atau mempertaruhkan persahabatan kita dengan bergabung dengan teroris untuk melemahkan pertahanan sekutu NATO melawan musuh-musuhnya?" tulis Oktay sebagai tanggapan atas tuntutan Pence.
 
Sebelumnya, awal pekan ini, Pentagon menghentikan peralatan pengiriman terkait jet tempur F-35 ke Turki. Departemen Pertahanan Amerika Serikat menegaskan bahwa pengiriman itu tidak akan dilanjutkan kecuali Turki membatalkan pembelian perangkat keras Rusia.
 
Senentara itu Turki, yang telah menjadi mitra penting dalam program F-35, mengingatkan Amerija Serikat bahea pembelian S-400 adalah kesepakatan yang telah dilakukan. "(Pembelian S-400) tidak akan diintegrasikan ke dalam sistem NATO," kata Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya