Berita

Najib Razak/Net

Dunia

Najib Razak Jalani Sidang Skandal 1MDB Hari Ini

RABU, 03 APRIL 2019 | 11:34 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak akan diadili atas perannya dalam skandal keuangan multi-miliar dolar 1MDB pada hari ini (Rabu, 3/4).
 
Najib dituduh mengantongi uang 681 juta dolar AS dari skandal dana kekayaan berdaulat 1MDB tersebut. Dana itu dimaksudkan untuk meningkatkan ekonomi Malaysia melalui investasi strategis. Namun, Najib dituduh menggunakannya untuk mendanai gaya hidup mewah, film Hollywood, dan kapal superyacht. Tuduhan itu dibantah oleh Najib.
 
Najib sendiri menghadapi beberapa kasus pidana, tetapi sidang hari ini adalah pengadilan besar pertama dalam skandal tersebut.
 

 
Secara total, ada 42 tuduhan yang dijeratkan pada Najib, sebagian besar terkait dengan 1MDB.
 
Dikabarkan BBC, sidang hari ini berpusat pada tuduhan bahwa ada dana 42 juta ringgit Malaysia ditransfer dari SRC International, sebuah unit 1MDB, ke dalam rekening bank pribadi Najib.
 
Proses awal pengadilan skandal 1MDB sendiri semula dijadwalkan digelar pada 12 Februari lalu, tetapi ditunda agar permohonan banding terkait didengar.
 
Kasus ini melibatkan tiga tuduhan pencucian uang, tiga pelanggaran kepercayaan kriminal dan satu penyalahgunaan kekuasaan. Tidak satu pun dari semua tuduhan itu diakui Najib.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya