Berita

Facebook/Net

Dunia

Jelang Pemilu, Facebook Hapus 600 Halaman Tekait Oposisi

SENIN, 01 APRIL 2019 | 21:20 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Facebook mengumumkan penghapusan lebih dari 600 halaman yang terhubung dengan partai Kongres oposisi utama India.
 
"Sementara orang-orang di balik aktivitas ini berusaha menyembunyikan identitas mereka, ulasan kami menemukan bahwa (halaman) itu terkait dengan individu yang terkait dengan sel IT INC (India National Congress)," kata Kepala Kebijakan Keamanan Siber di Facebook, Nathaniel Gleicher dalam sebuah pernyataan (Senin, 1/4).
 
Dalam pernyataan lain, Facebook mengatakan telah menghapus 15 halaman yang terhubung dengan Silver Touch, sebuah perusahaan IT India yang di masa lalu yang terhubung dengan Partai Bharatiya Janata (BJP) yang memerintah.
 

 
Langkah ini diambil selang sehari setelah CEO Facebook Mark Zuckerberg meminta pemerintah untuk berbuat lebih banyak untuk menghentikan penyebaran berita palsu. Dia menekankan bahwa platform media sosial itu menanggapi masalah penyebaran berita palsu dengan serius.
 
Langkah ini juga diambil jelang pemungutan suara yang akan dimulai pada 11 April mendatang di India.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya